Bila anda mendapatkan virus yang tidak terdeteksi Norman Virus Control,
kirimkan ke virus@vaksin.com dan anda
akan mendapatkan GRATIS Norman Virus Control workstation + Update 1 (satu)
tahun yang sudah dapat mendeteksi dan membasmi virus yang anda kirimkan.
Untuk informasi detail silahkan lihat di
http://www.vaksin.com/hall_of_fame.htm
Seiring dengan tingginya penyebaran virus yang mengeksploitasi Facebook
http://vaksin.com/2009/1109/facebook-zbot/facebook-zbot.html yang
bertujuan untuk mencuri password pengguna Facebook dan menginfeksi komputer
korbannya dengan Scareware (antivirus palsu) yang akan menampilkan
peringatan palsu “seakan-akan” komputer korbannya terinfeksi virus yang
sangat akut dan gawat (padahal tidak) dengan tujuan menjual antivirus palsu
yang jika di ikuti bukannya menyembuhkan komputer dari infeksi virus
melainkan lebih parah dan data kartu kredit yang digunakan untuk pembelian
antivirus palsu tersebut terancam disalahgunakan untuk menjadi sasaran
fraud.
Facebook oh... Facebook
Masih
ingat dengan virus Obfuscated.D2!genr atau Bredolab, sebuah virus yang akan
menggunakan rekayasa sosial dengan
sasaran utama para member faceebook dengan mengirimkan sebuah notifikasi
untuk merubah user account yang sudah terdaftar sebelumnya dengan alasan
untuk keamanan dengan menyertakan sebuah attachment yang sebenarnya berisi
trojan dan “sialnya” email ini dikirim seolah-olah dari Admin Faceebok
(lihat gambar 2 dan 3). File attachment yang disertakan teryata bukan sebuah
tools untuk
meseset password seperti yang di informasikan dalam email tersebut, tetapi
justru akan mendownload trojan baru berupa fake antispyware dengan nama
“Security Tools” (lihat gambar 1), spyware yang menyamarkan dirinya sebagai
antispyware ini akan memberikan informasi menampilkan sederetan virus/trojan
palsu yang berhasil di deteksi. Sedangkan untuk menyebarkan dirinya ia akan
mengirimkan email yang sama ke semua alamat email yang berhasil ia dapat
dengan menyertakan attachment dalam bentuk ZIP dengan nama acak.
Marini tidak mengerti kenapa anaknya bertingkah aneh malam itu, terus-terusan rewel.
"Rasanya dia tidak sakit apa-apa." Sudah tiga dokter yang dia temui, semuanya menunjukkan gejala kecanduan yang akut. Tapi kecanduan apa, anaknya belum bisa bicara, bagaimana dia bisa cari tahu? Sampai akhirnya dia menemukan berita mengenai kandungan berlebihan hidroxylic acid (atau nama resminya dalam format IUPAC adalah dihidrogen monoksida) di dalam Teh Botol Sosro dari internet.
Ia langsung ingat, anaknya tadi siang baru saja menghabiskan tiga botol teh yang dibungkus dalam berbagai kemasan dan merk ini. Celaka!
[...selanjutnya.]