Untuk pendaftaran silahkan ikuti link ini : http://vaksin.com/2012/0112/seminar%202012.html SEMINAR VAKSINCOM 2012, Kaleidoskop Malware 2011, Ancaman 2012 dan Antisipasinya
Evaluasi
Malware 2011
Trend Malware
2012
Tahun
2011 tinggal
menghitung hari
dan berganti
dengan tahun
2012, sudah
banyak peristiwa
yang terjadi
selama tahun
2011 mulai dari
bencana alam
seperti banjir,
gempa bumi
bahkan bencana
kekeringan, lalu
bagaimana dengan
penyebaran virus
di dunia maya?.
Penyebaran
virus di tahun
2011, sudah
mengalami banyak
perubahan
dibandingkan
dengan
tahun-tahun
sebelumnya
terutama dari
metode
penyebaran yang
saat ini sudah
tidak hanya
memanfaatkan
piranti
removable media
seperti USB
Flash atau HDD
eksternal.
Perkembangan
Android yang
begitu cepat
ditahun 2011
ikut memberikan
warna baru dalam
penyebaran
virus, Mac yang
selama ini di
klaim sebagai OS
paling kuat dari
serangan
viruspun mulai
masuk dalam
daftar incaran
virus. Hal ini
membuktikan
bahwa tidak ada
OS yang kebal
dari serangan
virus, karena
semakin poluper
dan semakin
banyak OS
tersebut di
gunakan maka
semakin rentan
terhadap serang
an virus.
Secara
umum trend
penyebaran
Malware di tahun
2011 di bagi
menjadi 4
(empat) jenis,
yakni:
- Virus injection,
adalah virus
yang didesain
secara khusus
untuk
menginjeksi
file yang
telah
ditentukan,
biasanya
berupa file
yang sering
digunakan
seperti file
yang mempunyai
ekstensi EXE.
Metode ini
digunakan
sebagai bentuk
pertahanan
diri agar bisa
berumur
panjang dan
sulit dibasmi.
Di tahun 2011
terdapat
beberapa virus
yang mempunyai
kemampuan
untuk
menginjeksi
file seperti
Sality/Virut
atau Ramnit.
Khusus untuk
virus Ramnit
selain
menginjeksi
file yang
mempunyai
ekstensi EXE
juga akan
menginjeksi
file dengan
ekstensi DLL,
HTM dan HTML
hal inilah
yang
menjadikan
Ramnit menjadi
jawara selama
semester
pertama
sebagai virus
yang paling
banyak
menyebar.
- Scareware
(Rouge
antivirus/fake
antivirus/antivirus
palsu), adalah
malware yang
menyamarkan
dirinya
sebagai
program
keamanan
seperti
antivirus.
Scareware
dirancang
untuk
menakut-nakuti
user dengan
menampilkan
peringatan
palsu yang
menginformasikan
bahwa komputer
terinfeksi
program
berbahaya.
Untuk kasus
tertentu akan
menyebabkan
user tidak
dapat
menjalankan
aplikasi.
Scareware/antivirus
palsu biasanya
bersifat trial
sehingga untuk
mendapatkan
versi Full,
user harus
melakukan
registrasi
dengan
mengirimkan
sejumlah uang
ke alamat yang
sudah
ditentukan.
- Phishing (Virus FaceBook), Maraknya
penguna
facebook saat
ini menjadi
salah satu
faktor
meningkatnya
serangan
phishing di
tahun 2011.
Phishing
dirancang
secara khusus
untuk
mengalihkan
user untuk
mengakases ke
website yang
telah
ditentukan,
dimana website
tersebut
mempunyai
tampilan yang
sama persis
dengan website
aslinya dengan
tujuan untuk
mencuri
informasi
penting
seperti
username dan
password dan
data penting
lain nya
termasuk data
email.
- Virus Android,
pertumbuhan
Android yang
luarbiasa dan
ditunjukkan
dengan semakin
banyaknya
pengguna
Android
ditahun 2011
semakin
“memotivasi”
para kriminal
untuk membuat
virus dan menjadi “ladang” baru setelah
sebelumnya
menyerang
system operasi
Microsoft
dengan di
awali
kemunculan
virus yang
memanfaatkan
program Angry
Bird dan
masih, hal ini
membuktikan
Android saat
ini bukanlan
OS yang aman
lagi.
Macintosh yang
selama ini
sering
mengklaim diri
sebagai OS
yang kebal
dari serangan
viruspun mulai
menjadi
sasaran
serangan virus
yang muncul di
semester
pertama yang
menyamarkan
dirinya
sebagai
software
keamanan
Macintosh
dengan nama
“MacSecurity”.
Berikut
rangkuman
penyebaran virus
di tahun 2011
Stuxnet
a.k.a Winsta
Stuxnet
yang sudah
muncul di tahun
2010 semakin
menunjukan
eksistensinya di
tahun 2011
dengan semakin
banyaknya jumlah
PC yang
terinfeksi (http://vaksin.com/2010/0710/Stuxnet%20winsta%20virus/Stuxnet%20winsta%20virus.htm).
Walaupun
belum sempat
menyebar terlalu
luas, namun
virus ini cukup
merepotkan
karena mampu
menggelembungkan
kapasitas
harddisk pada
komputer yang
terinfeksi
sehingga
berapapun
besarnya
harddisk yang
anda miliki,
jika terinfeksi
virus ini akan
kehabisan tempat
alias Low Disk
Space sehingga
user tidak dapat
menjalankan
program aplikasi
internal dan
membuat komputer
menjadi hang,
selain itu
Stuxnet juga
akan mematikan
Print Sharing
dan koneksi
jaringan
terputus. Untuk
mempermudah
penyebaran nya
tidak
tanggung-tanggung
ada sebanyak 5
(lima) celah
keamanan Windows
yang akan di
exploitasi oleh
Stuxnet,
termasuk
kemampuan
membypass
perlindungan UAC
(User Access
Control) yang
sempat
digembar-gemborkan
sebagai
perlindungan
baru yang dapat
memblok virus
baru, sehingga
notabene Windows
Vista dan
Windows 7
menjadi rentan
terhadap
serangan ini.
Stuxnet
yang kabarnya
hanya menyerang
SCADA
(kebanyakan
perusahaan
minyak dan gas)
terutama pada
pengguna
komputer di
Iran, tetapi
pada
perkembangan nya
juga menyerang
komputer yang
tidak
menggunakan
SCADA termasuk
Windows Vista
dan 7 .
Berikut
Celah keamanan
yang akan di
exploitasi oleh
Stuxnet
- Windows
Server Service
/ RPC
(MS08-067)
Denganteknik
yang sama
seperti worm
Conficker,
memanfaatkan
sistem Windows
yang tidak
update worm akan
dengan mudah
menginfeksi
komputer.
Link
:
http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx
- Windows
Shell Icon
Handler / LNK
(MS10-046)
Stuxnet
merupakan salah
satu worm yang
memanfaatkan
celah ini.
Dengan
memanfaatkan
file shortcut,
worm menginfeksi
komputer dengan
mudah.
Link
:
http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx
- Windows
Print Spooler
/ Spoolsv
(MS10-061)
Banyak
kasus-kasus yang
terjadi menurut
pengamatan
Vaksincom
komputer menjadi
bermasalah
dengan Print
Server atau
share printer.
Dan ternyata,
worm Stuxnet
juga
mengeksploitasi
Print Spooler
dalam aksinya.
Link
:
http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-061.mspx
- Windows
Win32K Layout
Module
(MS10-073)
Salah
satu celah baru
dari Windows
yang berhasil
dilewati oleh
Stuxnet. Dengan
memanfaatkan
file w32k.sys
dan
menginjeksinya,
maka worm
Stuxnet dapat
memiliki hak
administrator
dan dengan mudah
menginfeksi
komputer
sekalipun
“digembar-gemborkan”
memiliki
perlindungan
tambahan
terhadap
serangan virus
atau lebih kebal
virus :p.
Link : http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-073.mspx
- Windows
Task Scheduler
Celah
ini digunakan
untuk menembus
sistem baru dari
Windows Vista
dan Windows 7
yaitu UAC (User
Account
Control). Dengan
membuat file
schedule task
agar dengan
mudah
menginfeksi
komputer.
Ramnit (Jawara malware
2011)
Ramnit
adalah virus
yang paling
sukses menyebar
di tahun 2011,
dengan kemampuan
update layaknya
program
antivirus Ramnit
berhasil
mengecoh system
scanner program
antivirus. Virus
yang muncul
akhir bulan
Januari 2011 ini
mempunyai
kemampuan untuk
menginjeksi file
yang mempunyai
ekstensi EXE dan
DLL baik berupa
file program
aplikasi maupun
file system
Windows sehingga
memerlukan
langkah
pembersihan
khusus. Bagi
anda yang
mempunyai
webserver atau
senang
berselancar
internet harap
berhati-hati
karena Ramnit
juga akan
menyebar dengan
menginjeki file
HTM dan HTML.
Ramnit sempat
bertengger
sebagai jawara
di urutan
pertama sampai
dengan
pertengahan
bulan Agustus
2011 sehingga
pantas
dinobatkan
sebagai virus
jawara di tahun
2011. Selain
menginjeksi
file, Ramnit
juga akan
menyebabkan
komputer yang
terinfeksi
menjadi lambat
dengan adanya
aktivitas untuk
melakukan
konektifitas ke
internet secara
terus menerus
dengan
menampilkan
website yang
telah
ditentukan.
Ramnit
sukses
menyebar dengan
memanfaat
beberapa celah
berikut:
- Exploit
Vulnerability
(MS10-046 -
KB2286198)
dengan
memafaatkan
celah
lnk/shortcut
Link
:
http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx
- Mendaftarkan
diri sebagai
proses yang
sah dari
microsoft
(svchost)
sehingga mampu
mengelabui
user.
- Inject
ektensi .exe,
dll, htm dan
html
- Memanfaatkan
removable
media dengan
memanfaatkan
autorun
Windows
- Menyebar
via file
sharing dengan
menginfeksi
file yang
mempunyai
ekstensi
EXE/DLL/HTM/HTML
Dalam
menjalankan
aksinya, Ramnit
tidak berjalan
sendirian tetapi
akan mengundang
virus lain yang
mempunyai
kemampuan sama
yakni
menginjeksi file
dengan ekstensi
EXE seperti
W32/Virut atau
W32/Sality
sehingga terjadi
double injection
dalam satu file
sehingga
mempersulit pada
saat proses
perbaikan, untuk
beberapa kasus
jika terjadi
kegagalan dalam
perbaikan file
tersebut akan
menyebabkan file
menjadi rusak
dan tidak dapat
digunakan.
Chanet
Splitter II
Untuk
menangkal
penyebaran
Ramnit,
Vaksincom
bekerjasama
dengan
programmer muda
(Bung Yayat)
membuat satu
tools yang
berfungsi untuk
membersihkan
file HTM/HTML
yang sudah
terinjeksi
Ramnit, Chanet
SplitterII juga
dirancang agar
dapat
mematikan
proses Ramnit
yang aktif
dimemori dan
yang paling
penting adalah
mencegah agar
komputer tidak
terinfeksi
kembali oleh
Ramnit. (lihat
gambar 1)

Gambar
1, Interface
ChanetSplitterII
Untuk
informasi lebih
lanjut mengenai
virus Ramnit,
silahkan
kunjungi link
berikut
http://vaksin.com/2011/0111/ramnit/ramnit.html
http://vaksin.com/2011/0211/ramnit2/ramnit2.html
http://www.vaksin.com/2011/0811/immune%20from%20ramnit/Immune%20from%20Ramnit.htm
Scareware
Fake Antivirus
(Antivirus
palsu)
Trend
penyebaran virus
saat ini lebih
di dominasi oleh
virus yang
mempunyai
kemampuan
menginjeksi file
aplikasi seperti
file dengan
ekstensi EXE,
COM atau SCR
sebut saja virus
W32/Alman,
W32/Sality,
W32/Virut atau
W32/Ramnit serta
masih banyak
virus lainnya
dengan varian
yang cukup
banyak. Maraknya
penyebaran virus
saat ini
mengharuskan
kita lebih
waspada terhadap
kemungkinan-kemungkinan
virus
lain yang setiap
saat mengintai.
Perlu langkah
cermat untuk
mengantisipasi
agar tidak
menjadi korban
salah satunya
dalam memilih
program
antivirus dan
“rupanya” hal
ini merupakan
celah baru yang
dapat di
manfaatkan oleh
virus untuk
menyebarkan
dirinya dengan
cara memalsukan
dirinya sebagai
program keamanan
(baca:
antivirus). Fake
antivirus atau
yang lebih
dikenal dengan
sebutan
Antivirus palsu
mempunyai
tampilan yang
tidak kalah
menarik seperti
program
antivirus pada
umumnya yang
dilengkapi
dengan berbagi
fitur Internet
Security seperti
Firewall atau
Privacy Tools.
Dalam hal
deteksi juga
cukup “Baik”
karena mampu
mendeteksi
virus-virus yang
tidak dapat di
deteksi oleh
program
antivirus pada
umumnya, tetapi
anda jangan
terkecoh karena
semua peringatan
yang muncul
adalah PALSU,
ujung-ujungnya
kita diminta
untuk
mengirimkan
sejumlah uang
untuk
mendapatkan
versi full nya
agar dapat
menghapus virus
“palsu”
tersebut.
Sama
seperti di tahun
2010, di tahun
2011
Scareware/Fake
Antivirus masih
menunjukan
eksistensinya.
Scareware
sebenarnya
sebuah software
yang dirancang
secara khusus
untuk
menakut-nakuti
atau meneror
pengguna
komputer dengan
beragam
informasi palsu
seolah-olah
komputer
terinfeksi
program jahat
yang
akan
mengancam sistem
komputer yang
menyamar sebagai
aplikasi
keamanan.
Fake
antivirus yang
muncul sekitar
bulan April
sampai
pertengahan
bulan Juni 2011 menyebar dengan memanfaat kan
media sosial
networking
seperti Yahoo
Messsager, MSN
Messsager maupun
Facebook dengan
mengirimkan link
virus ke semua
account yang ada
pada aplikasi
tersebut. Program
antivirus palsu
atau lebih
dikenal dengan
istilah
Scareware saat
ini sudah
mencapai puluhan
jenis. Kurang
nya pengetahuan
user terhadap
perkembangan
virus menjadi
penyebab
mudahnya
antivirus
gadungan ini
menyebar. Dari
sekian banyak program scareware yang menyebar
salah satunya
adalah
W32/FakeAV.AESL
demikian Norman
Security Suite
mendeteksi virus
ini. Program
gadungan ini
akan menyamarkan
dirinya sebagai
tools “Data
Recovery” yang
di dalamnya
berisi fitur
untuk melakukan
pemeriksaan
terhadap
komputer Anda
seperti
pemeriksaan
kondisi Hard
Disk, Memory,
Registry serta
Operating
System,
sebaiknya anda
jangan
percaya
dengan hasil
yang ditampilkan oleh tools ini karena semua nya
adalah “palsu”.
Untuk
beberapa
varian yang
lain sebut
saja FakeAV
Personal
Shield Pro
yang
menyamarkan
dirinya
sebagai
program
keamanan yang
menyebabkan
user tidak
dapat
menjalankan
semua program
aplikasi
security dan
aplikasi lain
yang sudah
ditentukan
dengan
menampilkan
bahwa tools
tersebut telah
terinfeksi
oleh virus.
(lihat gambar
2 dan 3)

Gambar
2, Antivirus
palsu Personal
Shiel Pro


Gambar
3, Peringatan
palsu yang
ditampilkan
oleh Fake
antivirus
Dengan
dalih untuk
mendapatkan
versi full, Fake
antivirus
biasanya akan
menampilkan
pesan registrasi
pada saat user
mencoba untuk
membersihkan
file yang
terdeteksi
sebagai virus.
Sebaiknya Anda
jangan terkecoh
dengan pesan
tersebut (lihat
gambar 4) karena
bukan antivirus
full yang anda
dapatkan tapi
justru informasi
penting anda
akan di
manfaatkan untuk
tujuan “jahat”
tanpa
mendapatkan
lisensi full
dari antivirus
palsu tersebut.
Karena
sebenarnya
ancaman virus
yang ditampilkan
adalah palsu.

Gambar
4, Antivirus
palsu
membohongi
korbannya
membeli
perlindungan
palsu
Facebook
(Phishing)
Facebook
(FB),
sang raja
jejaring sosial
memang sangat
fantastis.
Tidak hanya membuat iri para
pesaing-nya
seperti
Google
yang
meluncurkan
produk
Google+, tetapi juga memiliki daya
tarik yang
sangat besar
bagi dunia
internet. Hampir
semua kalangan
memiliki yang
namanya akun
Facebook.
Tidak seperti
aplikasi
jejaring sosial
sebelumnya yang
hanya dinikmati
para anak muda,
akun
Facebook
dengan jumlah 800.000.000 akun
sudah pasti menjadi daya
tarik bagi
penjahat ”cyber”
untuk melakukan
berbagai tindak
kriminal mulai
dari pencurian
data penting
berupa username
dan password
atau menyebarkan
program
berbahaya berupa
virus dengan
hanya
mengirimkan
sebuah url
kepada kontak
yang terdapat
ada account
Facebook
tersebut.
Secara
definisi
Phishing adalah
proses curang
kriminal yang
berusaha untuk
mendapatkan
informasi
sensitif seperti
username,
password dan
rincian kartu
kredit dengan
menyamar sebagai
orang/bisnis
yang dapat
dipercaya dalam
komunikasi
elektronik.
Komunikasi yang
mengaku berasal
dari situs web
sosial populer,
situs lelang,
proses
pembayaran
online atau
administrator IT
dimana biasanya
digunakan untuk
memikat publik
yang tidak
curiga.
Phishing
biasanya
dilakukan
melalui e-mail
atau pesan
instan, dan
sering
mengarahkan
pengguna untuk
memasukkan
rincian di
website yang
palsu namun
terasa hampir
sama dengan yang
sah.
Di
tahun 2011,
kejahatan
phishing semakin
meningkat mulai
dari semester
pertama sampai
dengan akhir
tahun 2011.
Pengguna
facebook yang
semakin
meningkat
menjadi salah
satu faktor
semakin
meningkatnya
jumlah serangan
phishing
tersebut. Bagi
pada pengguna
facebook
sebaiknya
berhati-hati
jika menerima
alamat url untuk
download sesuatu
meskipun dari
teman anda
sendiri terlebih
jika pesan
tersebut
disertai alamat
url
yang di
singkat (seperti
bit.ly) apalagi
jika mengarah ke
login Facebook
atau alamat lain
untuk memasukan
username dan
password atau
informasi
penting lainnya.
W32/Kolab atau
W32/Trojan.Generic.6956508
adalah sederetan
phishing
Facebook yang
menyebar pada semester kedua. Dalam menyebarkan
dirinya, ia akan
mengirimkan
pesan singkat
kepada semua
kontak yang di
dapat berupa
alamat url untuk
mendownload file
virus yang sudah
dipersiapkan.
Alamat link yang
diberikan akan
berbeda-beda
sehingga user
tidak dapat
melakukan blok
terhadap alamat
url tersebut.
(lihat gambar 5
dan 6)



Gambar 5, Virus Facebook 2011

Gambar
6, Phishing
site pencuri
password
Facebook
Virus
Android
Pertumbuhan
Android dan
semakin
banyaknya
pengguna OS
Android ditahun
2011 semakin
“mengukuhkan”
para penjahat
kriminal untuk
membuat virus
dan
menjadi
“ladang” baru
setelah sistem
operasi
Microsoft yang
di awali dengan
kemunculan
trojan
Android.plankton
yang
memanfaatkan
popularitas game
Angry Bird, hal
ini
membuktikan
Android saat ini
bukanlan OS yang
aman lagi.
Secara logis
memang hal ini
tinggal menunggu
waktu, karena
pembuat malware
akan berusaha
untuk menyerang
OS yang paling
populer. Saat
ini malware
terbanyak masih
menyerang OS
Windows, tetapi
melihat
kepopuleran
Android, pembuat
malware
kelihatannya
tergoda untuk
menyerang OS
ini.
Bersamaan
dengan
peluncuran versi
Angry Birds yang
terbaru dengan
nama Angry Birds
Rio, dimana
seperti biasanya
game yang
didapatkan
secara gratis
pada Android
Market (baik di
HP maupun tablet
Android) ini
hanya memberikan
jumlah (level)
game yang
terbatas
(teaser) dan
jika penggunanya
berminat untuk
memainkan lebih
banyak level
lagi maka ia
perlu membayar
untuk dapat
melanjutkan
permainan ke
level
berikutnya.
Disinilah
pembuat malware
melihat celah
dan beraksi
dengan
membuatkan
aplikasi dengan
nama “Angry
Birds Rio
Unlock” (lihat
gambar 7) yang
menjanjikan akan
membuka seluruh
level yang
tersembunyi pada
game Angry Birds
Rio.

Gambar
7, Trojan
Android.plankton
di Angry Birds
Rio Unlock
Banyak
hal yang dapat
dilakukan oleh
virus android
salah satunya
adalah akan
mengiriam SMS ke
nomor premium
yang akan
menguras pulsa
ponsel anda,
Mengunduh
aplikasi lain
tanpa
sepengetahuan
pemilik
perangkat serta
mengirmkan data
deviceID, versi
SDK (software
Development Kit)
dan informasi
mengenai hak
akses dari file
ke server yang
telah disediakan
pembuat trojan.
Bagaimana
dengan virus
Lokal??
Penyebaran
virus lokal di
tahun 2011
menurun
dibandingkan
tahun sebelumnya
kalaupun ada
adalah
virus-virus yang
pernah menyebar
di tahun
sebelumnya dan
beberapa virus
lokal lain nya
dengan kemampuan
yang sama yakni
mendupikasi
dirinya disetiap
folder dan
subfolder.
Bagaimana
trend malware
di tahun 2012
Dilihat
dari penyebaran
malware di tahun
2011, di tahun
2012 media
sosial
networking
seperti YM dan
facebook masih
menjadi incaran
empuk para
kriminal
begitupun dengan
penyebaran
scareware/fakeav
akan masih hidup
ditahun 2012.
Hal lain yang
perlu diwaspadai
adalah bagi para
pengguna Android
hal ini melihat
karena semakin
pesat nya
pertumbuhan
Android dan
semakin
banyaknya
pengguna
Andorid. Perlu
langkah bijak
dalam menghadapi
serangan ini,
selalu update
informasi
perkembangan
virus, proteksi
komputer dengan
menggunakan
antivirus yang
up-to-date serta
mendapat
dukungan support
lokal beberapa
hal yang dapat
dilakukan untuk
mencegah paling
tidak memperkeci
peluang virus
untuk
menyebarkan
dirinya.
Salam
dan selamat
tahun baru 2012.
Semoga
kebahagiaan dan
kesuksesan
selalu beserta
anda.
Aj
Tau
PT.
Vaksincom
Jl.
R.P. Soeroso 7AA
Jakarta
10330
Ph
: 021 3190 3800
Fx
: 021 3190 3500
Malang | Medan | Padang | Palangka Raya (1) | Palembang (2) | Pekanbaru | Pontianak | Salatiga | Samarinda
Solo |Surabaya | Yogyakarta | Manado
