Basmi
Tuntas Ramnit (1/2)
Aji
Kanuragan untuk menghadapi
Ramnit
Artikel
ini
terdiri dari 2 bagian dimana
lab Vaksincom pada bagian
pertama akan membahas cara
untuk membuat komputer anda
“kebal” bak Gatotkaca dan
tidak bisa di infeksi Ramnit.
Bagian 2 lab Vaksincom akan
memberikan tips untuk
membersihkan file htm atau
html yang di injeksi oleh
Ramnit. Dimana seperti kita
ketahui, saat ini jika ada
file htm atau html yang di
injeksi oleh Ramnit akan di
“sapujagad” oleh antivirus
alias di delete / quarantine
tanpa bisa dibersihkan.
Padahal isi web asli tersebut
masih tetap ada di file htm /
html yang di injeksi. Kabar
gembiranya, Vaksincom akan
memberikan tools yang sudah
dibuat dan tinggal dijalankan
oleh pengguna komputer untuk
membersihkan file htm / html
yang diinjeksi oleh Ramnit.
Selain itu, sebagai bonus
tools tersebut juga akan
mengandung tombol “sakti” yang
akan membuat komputer anda
mendapatkan aji “Kanuragan”
alias kebal Ramnit J.
Bagi pelanggan Vaksincom yang
membutuhkan tools ini segera,
silahkan email info@vaksin.com
dengan menyertakan bukti
kepemilikan Lisensi (Norman
atau Dr Web).
Selamat
menunaikan ibadah puasa.
Paruh
pertama tahun 2011 adalah milik
Ramnit, Ramnit menduduki
peringkat pertama sampai bulan
Juni 2011 sebagai malware yang
paling banyak menginfeksi
komputer-komputer di Indonesia
berdasarkan data yang diolah
oleh laboratorium virus
Vaksincom (lihat gambar 1).
Sampai saat ini sudah banyak
varian yang di hasilkan oleh
virus Ramnit walaupun demikian
virus ini mempunyai ciri-ciri,
karakteristik dan aksi yang
sama, nama file induknya pun
tidak mengalami perubahan dengan
tetap menggunakan nama file
WaterMark.exe.
Gambar
1, Statistik penyebaran virus
Ramnit Semester I (Juni 2011),
sumber :
Data
Research Vaksincom 2011
Media
Penyebaran
Untuk
menyebarkan dirinya, Ramnit akan
memanfaatkan berbagai media
seperti:
- USB
Flash, dengan membuat file :
- autorun.inf
- Copy
of Shortcut to (1).lnk
- Copy
of Shortcut to (4).lnk
- Membuat
file virus di
folder RECYCLER dengan
ekstensi .CPL dan EXE serta
menginfeksi file aplikasi
(EXE), DLL dan HTM/HTML.
- Mengeksploitasi celah keamanan Windows MS10-046 KB2286198 http://www.microsoft.com/technet/security/bulletin/ms10-046.mspx
- Internet,
penyebaran Ramnit melalui
internet dapat terjadi jika
user mengakses file htm atau
html dari webserver yang sudah
di injeksi oleh Ramnit.
- Jaringan
(LAN/WAN) dengan cara
menginjeksi file
EXE/DLL/HTM/HTML pada
folder/drive yang di share.
Target
Infeksi
Pada
saat Ramnit menginfeksi komputer
ia akan mencari dan menginfeksi
file yang mempunyai ekstensi
EXE, DLL dan HTM/HTML disemua
drive termasuk removable media.
Hal yang menarik di sini adalah
Ramnit mempunyai kemampuan untuk
menyisipkan kode virus pada
setiap file HTM/HTML yang
ditemui. Pada saat korbannya
membuka file HTM/HTML yang sudah
terinfeksi secara otomatis
Ramnit akan membuat sebuah file
dengan nama “svchost.exe” di
folder [C:\Documents and
Settings\%UsernamePC%\Local
Settings\Temp]. Setelah berhasil
membuat file “svchost.exe”,
ramnit akan menjalankan file
tersebut sehingga akan terbentuk
file baru dengan nama
“svchostmgr.exe” di lokasi yang
sama, kemudian akan membuat file
“WaterMark.exe” sebagai file
induk di lokasi yang sudah
ditentukan. File “WaterMark.exe”
ini untuk beberapa saat akan
aktif di memory dan kemudian
akan mendompleng ke
proses “Svchost.exe” Windows,
sehigga proses yang tampil di
memory bukan file
“WaterMark.exe” melainkan
“Svchost.exe” yang akan aktif
dengan menggunakan username
%userPC% (%userPC%, adalah user
account yang digunakan pada saat
login Windows). (lihat gambar 2
dan 3)

Gambar
2, Proses virus Ramnit yang
menumpang pada proses
[svchost.exe] Windows dan
injeksi file

Gambar
3, Proses svchost Windows yang
melindungi Ramnit
Dengan
kemampuan menginjeksi file
HTM/HTML (lihat gambar 4 dan 5),
akan mempermudah dalam upaya
untuk menyebarkan dirinya
terutama jika Ramnit sudah
menginfeksi Web Server, sehingga
pada saat user mengakses halaman
web yang sudah terinfeksi maka
komputer korban akan langsung
terinfeksi
oleh Ramnit.

Gambar
4, Injeksi Ramnit di file htm
/ html

Gambar
5, Injeksi ini mengandung
eksekusi dan file master
Ramnit sendiri
Jika
korbannya mengeksekusi file EXE
yang sudah terinfeksi oleh
Ramnit, maka akan muncul satu
file baru dengan menambahkan
string MGR
setelah nama file (lihat
gambar6).

Gambar
6,
Contoh file yang
sudah terinfeksi virus dan file
duplikat virus
Bersatu
Kita Teguh, Bercerai Teman
Damaikan
Ibarat
kata pepatah iklan rokok, Bersatu
Kita Teguh Bercerai Teman
Damaikan. Pada saat
komputer sudah terinfeksi
Ramnit, ia akan mengundang
teman-temannya seperti Virut
atau Sality yang mempunyai
kemampuan untuk menginfeksi file
aplikasi (EXE), sehingga dalam
satu file aplikasi (EXE) sering
dijumpai terinfeksi lebih dari
satu virus selain Ramnit
(contoh: Sality atau Ramnit),
jika hal ini terjadi maka anda
akan teringat pada pepatah lain.
Sudah jatuh, tertimpa tangga dan
celana sobek lagi.
LANGKAH
PENCEGAHAN
Bagaimana
membuat PC anda kebal terhadap
serangan Ramnit?
Dari
hasil analisa lab Vaksincom,
saat ini virus Ramnit “selalu”
menggunakan file induk dengan
nama yang sama yakni
“WaterMark.exe” walaupun lokasi
penyimpanan nya berbeda-beda
tergantung varian yang
menginfeksi komputer tersebut
serta membuat file
“Explorermgr.exe” yang berada di
direktori [C:\Windows], file
“Explorermgr.exe” ini tercipta
jika Ramnit berhasil menginfeksi
file “Explorer.exe”. Agar
komputer Anda tidak menjadi
korban keganasan Ramnit, berikut
beberapa tips dan trik agar
komputer kebal dari serangan
Ramnit.
- Buat
folder dummy (folder kosong)
dengan nama “WaterMark.exe”
dan “svchost.exe” di lokasi
yang biasa di incar oleh
virus, kemudian ubah attribut
file tersebut menjadi Hidden,
System dan Read Only. Langkah
ini dilakukan agar Ramnit
tidak bisa membuat file induk
virus di lokasi yang sama.
- Buat
file “Recycler” disetiap
drive, kemudian ubah attribut
menjadi Hidden, System dan
Read Only. Langkah ini
dilakukan agar Ramnit tidak
dapat membuat file induk
(berupa ekstensi EXE dan CPL)
kedalam file RECYCLER.
dikarenakan RECYCLER ini
berupa file (bukan berupa
FOLDER) maka Ramnit tidak akan
dapat membuat file virus di
lokasi tersebut.
- Buat
2 (dua) key registry di lokasi
berikut :
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image
File Execution Options (lihat
gambar 7)
Key
: Explorermgr.exe dan
WaterMark.exe
String
value
: Debugger
Type
: REG_SZ
Data
value
:
ntsd –d

Gambar 7, String registry
untuk blok Ramnit agar tidak
dapat aktif di komputer
Langkah
ini dilakukan, agar script/kode
virus yang ada pada file virus
Ramnit tidak dapat di
eksekusi, sehingga Ramnit
tidak dapat aktif di memory.
Kanuragan
untuk USB Flash
Sebagaimana
yang telah dijelaskan
sebelumnya, Ramnit juga akan
menyebarkan dirinya dengan
memanfaatkan media USB Flash
dengan membuat beberapa file
virus, berikut tips dan trik
agar Ramnit tidak dapat membuat
file induk kedalam Media USB
Flash
- Khusus
untuk file dengan ekstensi
EXE/DLL/HTM/HTML sebaiknya di
kompres dengan menggunakan
program WinZIP/WinRAR agar
virus tidak menginfeksi file
tersebut, jika perlu gunakan
password.
- Buat
folder kosong dengan nama
[autorun.inf]. Agar folder
[autorun.inf] tidak dihapus
oleh virus buat folder kosong
di dalam folder [autorun.inf]
dengan karakter yang tidak
dikenal oleh Windows seperti
CON dan NUL. Jika folder
[autorun.inf] tersebut di
hapus akan terjadi kegagalan
dengan menampilkan pesan
error. Sebaiknya ubah atribut
menjadi Hidden, System dan
Read Only (lihat gambar 8 dan
9)

Gambar 8, Membuat file
autorun.inf

Gambar 9, Pesan error saat
menghapus
file autorun.inf
- Buat
folder kosong dengan nama
“Copy of Shortcut to (1).lnk”,
“Copy of Shortcut to (2).lnk”,
“Copy of Shortcut to (3).lnk”
dan “Copy of Shortcut to
(4).lnk”, kemudian ubah
atribut menjadi Hidden, System
dan Read Only.
- Buat
file “Recycler”, kemudian ubah
atribut menjadi Hidden, System
dan Read Only.
- Buat
folder kosong dengan nama
MSO.SYS, kemudian ubah atribut
menjadi Hidden, System
dan Read Only.
Salam,
Aj
Tau
PT.
Vaksincom
Jl.
R.P. Soeroso 7AA
Jakarta
10330
Ph
: 021 3190 3800
Fx
: 021 3190 3500
