Virus Shortcut
part 2
11 Oktober 2010
Win32.HLLW.Autoruner.25xxx (W32/VBNA.Dx)
Ini dia calon jawara virus kuartal IV 2010
Apakah anda terinfeksi varian baru worm
shortcut/random ??? Walaupun anda sudah
meng-update antivirus, tetapi tetap saja
worm tersebut mampu menyambangi komputer
anda.
Setelah aksi yang dilakukan trojan Stuxnet,
worm shortcut mampu mencuri perhatian
sebagian pengguna komputer di Indonesia
dengan penyebaran yang luar biasa. Bahkan
setelah kami membuat salah satu artikel worm
shortcut terbaru
http://vaksin.com/2010/0810/VBWorm.BEUA/VBWorm.BEUA.htm,
kami mendapatkan puluhan sample shortcut
yang berbeda-beda. Kejadian ini mirip dengan
worm YM (conime/secupdat) dan
virus Sality yang juga menyebar cepat
dengan varian yang berbeda-beda. Dengan
teknik yang sama varian malware menyebar
dengan memanfaatkan celah keamanan dari
system Windows yaitu
MS10-046
(celah keamanan .lnk/shortcut).
Dengan maraknya penyebaran malware dengan
varian yang berbeda-beda, terkadang
menyulitkan bagi antivirus untuk mendeteksi
varian yang sama sehingga dibutuhkan sample
dari virus tersebut. Tetapi ada
pula beberapa antivirus yang memiliki
teknologi khusus untuk mengatasi malware
tanpa membutuhkan sample, sehingga dengan
mudah mendeteksi dan menambahkan sendiri
sesuai database yang dimiliki tanpa
memerlukan update
seperti Dr Web dengan teknologi Origins
Tracing (lihat gambar 1).

Gambar 1,
Teknologi Origins Tracing pada
Dr.Web, mampu mendeteksi varian
Shortcut
tanpa perlu update
Varian Malware pengguna celah Keamanan .LNK
(shortcut)
Hingga saat ini, telah banyak varian malware
yang menggunakan celah keamanan .LNK
(shortcut) untuk melakukan penyebaran secara
cepat. Beberapa malware yang telah
menggunakan celah tersebut diantaranya
sebagai berikut :
ü
Sality (Tanatos)
Varian virus polymorphic yang
melakukan infeksi file executable, dan juga
ternyata menggunakan celah keamanan ini
untuk melakukan penyebaran. Selain melalui
file yang di-infeksi, Sality membuat 2 file
(1 file autorun.inf dan 1 file executable
dengan nama acak) melalui media USB dan
jaringan yang menggunakan full sharing
(dengan menyertakan pula ratusan file
executable sampah dengan nama acak).
Anda dapat membaca artikel virus
Sality.
ü
Zeus (Zbot atau botnet)
Varian trojan yang melakukan infeksi pada
web-web bank dan finansial. Dengan
menambahkan keylogger pada halaman
web tersebut dengan maksud mendapatkan
username dan password. Worm ini mampu
menginfeksi komputer melalui celah pada
browser seperti Internet Explorer dan
Mozilla Firefox. Worm ini juga dapat
melakukan broadcast spam kepada
alamat e-mail tertentu.
ü
Chymine (worm YM atau conime/secupdat).
Worm yang sangat populer menginfeksi
komputer melalui media Yahoo Messenger.
Dengan teknik penyebaran yang sama seperti
Zeus/Zbot dan Sality, dan
memiliki varian yang berbeda-beda. Anda
dapat membaca selengkapnya pada artikel
virus
google
dan virus
YM.
ü
Stuxnet
Trojan yang baru-baru ini menyebar dengan
cepat dengan memanfaatkan koneksi jaringan
dan media USB. Trojan ini membuat space
harddisk kita menjadi habis. Selengkapnya
dapat anda baca pada artikel
stuxnet.
ü
VBNA/Hllw.Autoruner (worm Vobfus atau
Shortcut/Random)
Worm shortcut yang memiliki karakter seperti
worm YM. Dengan menggunakan banyak file acak
dan ukuran yang berbeda-beda, maka tak
jarang tidak semua antivirus mampu
mendeteksi varian virus worm ini. Saat ini
worm ini cukup populer dan mampu menyebar
dengan pesat. Anda dapat membaca salah satu
artikel
shorcut.
File Worm
Worm Vobfus (Visual basic Obfuscated)
atau shortcut/random dibuat menggunakan
bahasa pemrograman Visual Basic dan
memiliki ukuran yang bervariasi tergantung
varian worm. File worm juga menggunakan icon
Visual Basic dengan ekstensi
file exe (application) dan scr
(Screen Saver).
(lihat gambar 2)

Gambar 2,
File worm shortcut/random
Saat menginfeksi komputer korban, worm akan
membuat beberapa file induk diantaranya :
ü
C:\Documents and Settings\%user%\alg.exe
atau x.exe (Windows 2000/XP/2003)
ü
C\Documents and
Settings\%user%\[nama_acak].exe (Windows
2000/XP/2003)
ü
C:\User\%user%\alg.exe atau x.exe
(Vista/7/2008)
ü
C\User\%user%\[nama_acak].exe (Vista/7/2008)
Dan juga membuat beberapa file virus pada
removable drive/disk yaitu :
-
[nama_acak].exe
-
[nama_acak].scr
Selain itu, worm akan membuat file shortcut
yang disesuaikan dengan nama folder yang
telah disembunyikan. Selain itu worm akan
akan membuat file shortcut yang lain yaitu :
-
Documents.lnk
-
Music.lnk
-
New Folder.lnk
-
Passwords.lnk
-
Pictures.lnk
-
Video.lnk
-
[nama_acak].lnk (hingga beberapa file)
Gejala & Efek Worm
Beberapa gejala dan efek yang terjadi jika
anda terinfeksi worm ini yaitu sebagai
berikut :
Ø
Melindungi proses worm dan mencegah proses
aplikasi/program keamanan
Worm mencoba memonitor proses yang berjalan
di memori
dan memastikan agar proses worm tidak
dimatikan oleh program/aplikasi keamanan
seperti antivirus dan removal. Jika ada
program/aplikasi keamanan yang berjalan,
maka worm akan mencoba menginfeksi dan
membuat error pada program tersebut.
(lihat gambar 3)

Gambar 3,
Program/aplikasi keamanan yang di injeksi
oleh worm menjadi error
Ø
Menyembunyikan folder dan membuat file
shortcut
Salah satu aksi worm ini mampu membuat
pengguna komputer
dag dig dug (kerepotan)
karena
menyembunyikan seluruh isi folder "My
Documents" user dan menggantinya dengan
file shortcut. File shortcut
tersebut
justru diarahkan ke salah satu file virus
dengan nama acak. Beberapa varian lain hanya
menyembunyikan folder dan membuat file
shortcut pada removable drive/disk.
(lihat gambar 4)
Gambar 4,
Menyembunyikan folder pada removable dan
membuat file shortcut
Ø
Koneksi Remote Server dan mendownload file
virus lain
Dengan memonitor proses yang berjalan, worm
mencoba melakukan koneksi ke IP remote
server yang dituju melalui file system yang
diinfeksi seperti file explorer.exe atau
svchost.exe. Setelah terkoneksi, worm
mendownload varian malware lain agar tidak
mudah terdeteksi dari antivirus atau removal
tool.
(lihat gambar 5)

Gambar 5,
Worm melakukan koneksi ke remote server dan
mendownload varian virus lain
Ø
Modifikasi key Folder Options
Secara umum, worm
ini tidak akan melakukan blok terhadap
bebrapa program Windows seperti
regedit,
Task
Manager,
Folder Options, dll. Tetapi worm
menggunakan cara lain agar file virus tidak
mudah dilihat atau dihapus, untuk itu virus
memodifikasi fitur Folder Options dengan
menghapus salah satu key yang ada yaitu :
(lihat gambar 6)
-
Hide protected operating system files
(recommended)

Gambar 6,
Fitur Folder Options sebelumworm aktif
Dengan selalu mengaktifkan key tersebut,
pengguna komputer tidak dapat melihat file
virus bahkan menghapusnya.
(lihat gambar 7)

Gambar 7,
Fitur Folder Options setelah worm aktif
Metode Penyebaran
Sama seperti worm YM (conime/secupdat)
dan Stuxnet, metode awal penyebaran
worm ini berasal pada link website yang
mengandung trojan dan link spam pada e-mail.
Tetapi setelah komputer pengguna terinfeksi,
worm mulai melakukan penyebaran menggunakan
media removable drive/disk.
Selain itu, dalam jaringan akan memanfaatkan
file sharing (full) dan mapping drive dengan
membuat beberapa file virus dan shortcut.
(lihat gambar 8)

Gambar 8,
Worm infeksi jaringan
Modifikasi Registry
Beberapa modifikasi registry yang dilakukan
oleh worm yaitu :
Ø
Merubah registry
Ø
Folder Options
Agar file worm tidak dapat dilihat, maka
worm merubah key pada Folder Options, untuk
itu virus merubah key menjadi berikut :
§
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
ShowSuperHidden = 0
Ø
Menambah registry
Ø
Start-up
Agar file worm dapat langsung aktif pada
saat menghidupkan komputer, maka worm
menambah key sebagai berikut :
§
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
[nama_acak] = C:\Documents and
Settings\%user%\[nama_acak].exe
Pembersihan Worm
Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk
melakukan pembersihan worm adalah :
(lihat gambar 9)
ü
Putuskan koneksi jaringan/internet.
ü
Matikan System Restore (Windows XP/ME)
o
Klik kanan My Computer, pilih Properties.
o
Pilih tab System Restore, beri ceklist
pilihan “Turn off System restore”.
o
Klik Apply, Klik OK.

Gambar 9,
Matikan System restore
ü
Matikan dan hapus virus.
(lihat gambar 10)
o
Download tools Dr.Web CureIt pada :
http://www.freedrweb.com/download+cureit
o
Jalankan file tools tersebut, kemudian pilih
semua drive yang ada.
o
Klik Scan, biarkan hingga selesai. (jangan
di restart dahulu).

Gambar 10,
Scan dengan Dr.Web CureIt
klik 2x file yang telah anda download,
hingga muncul pesan komputer yang sedang
berjalan pada mode EPM (Enhanced
Protection Mode), dan klik OK.
Klik OK jika muncul notifikasi untuk
menjalankan, kemudian klik START pada menu
yang ditampilkan dan klik “Yes” pada
notifikasi Start scan now?.
Maka Dr.Web akan melakukan proses scanning
pada komputer anda dan akan memunculkan
pesan jika terdapat virus, klik Move.
Biarkan hingga selesai.
Restart komputer, jika diperlukan.
ü
Hapus Registry Windows yang telah
ditambahkan oleh worm dengan langkah berikut
:
o
Klik Menu [Start]
o
Klik [Run]
o
Ketik "regedit", kemudian klik tombol [OK]
hingga muncul tampilan "Registry Editor"
o
Pada aplikasi tersebut, cari key berikut :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
(lihat gambar 11)
o
Hapus key yang memiliki data seperti
"C:\Documents and
Settings\%user%\[nama_acak].exe"

Gambar 11,
Hapus key
ü
Rubah Registry Windows yang telah
ditambahkan oleh worm dengan langkah berikut
:
(lihat gambar 12)
Ø
Klik Menu [Start]
Ø
Klik [Run]
Ø
Ketik "regedit", kemudian klik tombol [OK]
hingga muncul tampilan "Registry Editor"
Ø
Pada aplikasi tersebut, cari key berikut :
Ø
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Ø
Rubah key yang memiliki data seperti
"ShowSuperHidden" dari 0 menjadi 1.

Gambar 12,
Rubah key
ü
Tampilkan folder yang disembunyikan dengan
menggunakan script berikut :
attrib -s -h /s /d
·
Klik Menu [Start]
·
Klik [Run]
·
Ketik "cmd", kemudian klik tombol [OK]
hingga muncul tampilan "Command Prompt"
·
Arahkan lokasi cursor pada drive removable
folder yang disembunyikan
·
Kemudian jalankan script "attrib -s -h /s
/d"
(lihat gambar 13)

Gambar 13,
Munculkan folder yang disembunyikan
ü
Install Security Patch MS10-046
sesuai dengan versi windows yang anda
miliki. Silahkan anda download pada link
berikut :
http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx
ü
Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah
infeksi ulang, sebaiknya menggunakan
antivirus yang ter-update dan mengenali
virus ini dengan baik.
Salam,
Ad Sap
PT. Vaksincom
Jl. Tanah Abang III / 19E
Jakarta 10160
Ph : 021 3456850
Fx : 021 3456851

