VBS/Cantix
7 September 2010
Virus Shortcut part 2
Laksana bangkit dari tidur, virus lokal kini
kembali menggeliat mencoba untuk mencari
mangsa. Setelah beberapa waktu lalu dunia
maya dihebohkan dengan sosok virus yang akan
membanjiri komputer dengan shortcut disetiap
folder/subfolder dengan terlebih dahulu akan
menyembunyikan folder/subfolder aslinya dan
satu hal yang membuat kita “bangga” bahwa
virus lokal besutan Visual Basic ini mampu
menyebar dengan cepat memanfaatkan satu
celah keamanan Windows serta membuat
komputer manjadi lambat pada saat di akses,
info lebih lengkap bisa di baca di website
http://vaksin.com/2010/0810/VBWorm.BEUA/VBWorm.BEUA.htm.
Kini satu lagi varian virus shortcut telah
dilahirkan, walaupun teknik yang dilakukan
berbeda tetapi virus ini cukup merepotkan.
Virus ini tergolong keluarga virus Visual
Basic Script (VBS), dengan memanfaatkan file
[C:\Windows\System32\WSCript.exe] sebagai
file pendukung agar dirinya dapat
diaktifkan. Untuk menggelabui user, ia akan
menggunakan rekayasa sosial
denganmemanfaatkan nama file yang di
“plesetkan” yakni [dekstop.ini], jika
diperhatikan secara sepintas user akan
beranggapan bahwa file tersebut bukanlah
virus kerena seperti yang kita ketahui bahwa
Windows juga akan membuat file serupa tetapi
dengan nama yang berbeda yakni
[desktop.ini]. Tetapi jika dilihat lebih
teliti terdapat perbedaan dalam penamaan
file serta ukurannya. Untuk [dekstop.ini]
yang merupakan file induk virus akan
mempunyai ukuran 16 KB (file akan di
enkripsi) sedangkan file [desktop.ini]
biasanya mempunyai ukuran 1 KB.
(lihat gambar 1, 2 dan 3)

Gambar 1, Perbedaan nama dan ukuran file
virus

Gambar 2, File
Desktop.ini (File Windows)

Gambar 3,
File Dekstop.ini (file induk VBS/Cantix)
Virus ini memanfaatkan fitur “autorun”
Windows agar dapat aktif secara otomatis
pada saat user akses ke folder yang berisi
file virus dengan dukungan file autorun.inf
yang telah dibuat oleh virus tersebut. Virus
ini akan menyebar dengan cepat melalui
jaringan dan akan membuat file duplikat
berupa file shortcut
dan
[autorun.inf] serta file [dekstop.ini] pada
folder yang di share full akses, virus ini
juga menyebar dengan cepat dengan
memanfaatkan Removable Disk dengan melakukan
aksi yang sama.
Virus ini juga akan melakukan bloking
terhadap beberpa fungsi Windows seperti task
Manager, Registry Editor maupun Folder
Options serta blok terhadap semua aplikasi
berbasis Visual Basic.
Norman Security Suite mendeteksi virus ini
sebagai VBS/Cantix sedangkan Dr.Web
anti-virus mendeteksi virus ini sebagai
Win32.HLLW.Cantix (lihat gambar 4 dan 5)

Gambar 4, Hasil deteksi Norman Security
Suite

Gambar 5, Hasil deteksi Dr.Web anti-virus
File induk VBS/Cantix
Pada saat VBS/Cantix menginfeksi komputer
target, ia akan membuat beberapa file induk
berikut yang akan di aktifkan secara
otomatis pada saat komputer booting
-
Dekstop.ini (di semua Drive/folder/subfolder)
-
Folder.lnk (di semua Drive/folder/subfolder)
-
C:\WINDOWS\:Microsoft Office Update for Windows XP.sys
-
C:\Documents and Settings\%user%\My Documents\df5srvc.bfe
-
C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Application Data\Microsoft\CD Burning\dekstop.ini
-
C:\WINDOWS\system32\serviks.sys
-
C:\windows\svchost.exe
-
C:\windows\tasks\autorun.inf
-
C:\windows\tasks\dekstop.ini
-
C:\windows\tasks\Folder.lnk
-
C:\windows\system32\auto.exe
-
C:\Windows\System32\rad%xx%.tmp (contoh: rad72C8D.Tmp)
Registry Auto Start
Agar file tersebut dapat di aktifkan secara
otomatis pada saat komputer dinyalakan, ia
akan membuat beberapa perubahan pada
registri Windows berikut
-
HKEY_USER\S-1-5-21-1644491937-113007714-1580818891-1003\software\microsoft\windows\currentversion\run
-
Df5serv = Wscript.exe //e:VBScript "C:\Documents and Settings\%user%\My Documents\df5srvc.bfe"
-
Svchost = c:\windows\svchost.exe //e:VBScript "C:\WINDOWS\system32\serviks.sys"
-
Explorer= Wscript.exe //e:VBScript "C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Application Data\Microsoft\CD Burning\dekstop.ini"
-
-
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
-
Df5serv = Wscript.exe //e:VBScript "C:\Documents and Settings\%user%\My Documents\df5srvc.bfe"
-
Svchost = c:\windows\svchost.exe //e:VBScript "C:\WINDOWS\system32\serviks.sys"
-
Explorer= Wscript.exe //e:VBScript "C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Application Data\Microsoft\CD Burning\dekstop.ini"
-
-
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
-
WinUpdate = Wscript.exe //e:VBScript "C:\WINDOWS\:Microsoft Office Update for Windows XP.sys"
-
-
HKEY_LOCAL_MACHINE hkey_local_machine\software\microsoft\windows\currentversion\run
-
WinUpdate = Wscript.exe //e:VBScript "C:\WINDOWS\:Microsoft Office Update for Windows XP.sys"
-
Selain dengan cara di atas, agar dirinya
dapat aktif secara otomatis pada saat user
akses folder/subfolder VBS/Cantix akan
memanfaatkan fitur autorun Windows dengan
membuat script [autoun.inf] di setiap folder
dan subfolder, file [autorun.inf] ini berisi
script yang akan menjalankan file
[desktop.ini] yang akan di simpan di
direktori yang sama. (lihat gambar 6 dan 7)

Gambar 6, Isi script autorun.inf

Gambar 7, Isi script file Desktop.ini
Blok Fungsi Windows
Walaupun tidak begitu banyak tools security
yang di blok, tetapi VBS/Cantix akan
melakukan blok terhadap beberapa fungsi
Windows seperti Task Manager atau Registry
Editor serta Folder Options dengan membuat
string pada registi berikut:
-
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
-
DisableRegistrytools
-
DisableTaskMgr
-
-
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
-
ShowSuperHidden = 0
-
SuperHidden = 0
-
-
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden
-
UncheckedValue = 0
-
Sorry Serviks like your Computer
VBS/Cantix akan meninggalkan beberapa jejak
yang menjadi ciri khasnya baik pada saat
membuka aplikasi Internet Explorer maupun
pada saat akan menampilkan file yang
tersembunyi (Folder Options). Untuk
melakukan hal itu, ia akan membuat perubahan
pada registry berikut:
-
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden
-
WarningIfNotDefault = sorry serviks like your computer
-
-
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
-
Start Page = http://www.bendot.co.nr
-
-
HKEY_USER\S-1-5-21-1644491937-113007714-1580818891-1003\software\microsoft\internet explorer\main
o
Start Page = http://www.bendot.co.nr
(lihat gmbar 8)

Gambar 8, Pesan yang tampil saat
menghilangkan tanda checklist pada opsi
“Hide Protected operating system files
(Recommended)”
Album Cyber (bendot.co.nr)
Pada saat user membuka aplikasi Internet
Explorer, ia akan menampilkan beberapa
pertanyaan berikut (lihat gambar 9)

Gambar 9, Pesan pertama
pada
saat membuka aplikasi Internet Explorer
Jika user klik tombol [OK] maka akan tampil
pertanyaan “Selamat Datang Di Album Cyber By
Fandi Erdiansyah” (lihat gambar 10). Tetapi
jika user klik tombol [Cancel] maka akan
muncul pesan “Pergi sana, Gue Juga Ga Butuh
Loe!” (lihat gambar 11)

Gambar 10, Pesan kedua pada saat membuka
aplikasi Internet Explorer

Gambar 11, Pesan ketiga pada saat membuka
aplikasi Internet Explorer
Apapun yang dipilih oleh user, hasil
akhirnya adalah sama yakni akan menampilkan
sebuah website
yang berisi forum “Album Cyber”.
Forum ini salah satunya membahas mengenai
antivirus dan tempat bertukar source
code antar anggota, rupanya si Cantix
mencoba untuk mempromosikan forumnya agar
lebih dikenal umum hal ini terlihat karena
sampai saat ini [27 Agustus 2010] forum
tersebut masih sepi alias belum mempunyai
anggota. (lihat gambar 12 - 14)

Gambar 12, Pesan yang tampil saat membuka
aplikasi Internet Explorer

Gambar 13, Pesan yang disampaikan oleh
VBS/Cantix

Gambar 14, forum Si Cantix
VBS/Cantix juga akan meninggalkan pesan
tersembunyi yang di tuangkan dalam sebuah
file yang akan di simpan di direktori
[C:\Windows\system32\v.doc] (lihat gambar
15)

Gambar 15, Pesan tersembunyi VBS/Cantix
Blok aplikasi Visual Basic
Hati-hati bagi Anda yang mempunyai program
yang dibuat dengan Visual Basic, sebaiknya
backup file
[C:\Windows\System32\MSVBVM60.DLL] Anda
karena VBS/Cantix akan blok semua program
yang dibuat dengan Visual Basic dengan cara
menghapus file MSVBVM60.DLL dan menggantinya
dengan file MSVBVM60.DLL palsu (ukuran 0
KB). Langkah ini dilakukan sekaligus untuk
mencegah penyebaran virus lokal yang dibuat
dengan menggunakan program bahasa Visual
Basic.
Membuat file duplikat (shortcut)
Aksi lain yang akan dilakukan oleh
VBS/Cantix ini adalah akan membanjiri setiap
Drive, folder dan subfolder dengan file
duplikat berupa file shortcut yang mempunyai
nama file yang sama dengan nama folder
tersebut. VBS/Cantix juga akan membuat file
[folder.lnk, dekstop.ini dan autorun.inf]
hal ini dimaksudkan agar ia dapat aktif
secara otomatis pada saat user akses
drive/folder tersebut. File duplikat yang
berupa shortcut itu sendiri akan menjalankan
file induk VBS/Cantix yakni file
[deksop.ini] pada saat user menjalankan
(klik 2x) file shorctut tersebut. (lihat
gambar 16 dan 17)

Gambar 16, File duplikat VBS/Cantix

Gambar 17,
File target yang terdapat pada file shortcut
Media Penyebaran
Virus ini akan menyebar dengan cepat melalui
jaringan dengan memanfaatkan folder yang
mempunyai hak akses full dengan membuat file
duplikat berupa shortcut disetiap folder dan
subfolder dan beberapa file induk lainnya
seperti [folder.lnk, dekstop.ini dan
autorun.inf]. Dengan adanya file tersebut
akan semakin memudahkan VBS/Cantix untuk
menginfeksi komputer lain pada saat user
mengakses folder atau menjalankan file
shortcut tersebut.
Selain menyebar dengan dengan menggunakan
jaringan (LAN), virus ini juga dapat
menyebar dengan cepat melalui Removable Disk
seperti Flash Disk dengan melakukan hal yang
sama pada saat menyebar melalui jaringan.
Manual pemberihan VBS/Cantix
-
Putuskan komputer yang akan di bersihkan dari koneksi internet dan intranet
-
Nonaktifkan “System Restore” selama proses pembersihan
-
Matikan proses dengan nama WSCRIPT.EXE yang aktif di memory. Untuk memudahkan dalam mematikan proses tersebut, Anda dapat menggunakan tools Process Explorer, silahkan download tools tersebut di website (lihat gambar 18)
http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx

Gambar 18, Mematikan proses virus dengan
Process Explorer
-
Fix Registry Windows yang sudah di ubah oleh virus. Untuk mempercepat proses penghapusan, silahkan salin script di bawah ini pada program NOTEPAD kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, Install file tersebut dengan cara:
-
Klik REPAIR.INF
-
Klik INSTALL
Berikut script yang harus di copy
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM,
Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe
"%1""
HKLM,
Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM, Software\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0,
"Explorer.exe"
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,
NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer,
NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,ShowSuperHidden,0x00010001,1
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,SuperHidden,0x00010001,1
HKLM,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,
UncheckedValue,0x00010001,1
HKLM,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt,
UncheckedValue,0x00010001,0
[del]
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,
Df5serv
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,
Svchost
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,
Explorer
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,
DisableRegistrytools
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,
DisableTaskMgr
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,
WarningIfNotDefault
HKLM,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,
WinUpdate
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder
HKCU, Software\Microsoft\Internet
Explorer\Main,Start Page
-
Gunakan fitur “Software Restriction Policies” untuk restrict/blok agar file induk virus tidak dapat dijalankan/dieksekusi. Fitur ini “hanya” terdapat pada System Operasi Windows XP Professional/Vista/7/2003/2008. Sebelum melakukan penghapusan tampilkan terlebih dahulu semua file yang tersembunyi dengan melakukan perubahan konfigurasi pada Folder Options dengan acara:
-
Buka [Windows Explorer]
-
Klik menu [Tools]
-
Klik [Folder Options]
-
Pada layar [Folder Options], klik tabulasi [View]
-
Pilih opsi “Show hidden files and folders”
-
Hilangkan tanda checklist pada opsi “Hide extensions for known file types” dan “Hide protected operating system files (Recommended)”
-
Kemudian klik tombol [Apply] dan [Ok]
(lihat gambar 19)

Gambar 19, Menampilkan file yang tersembunyi
Setelah berhasil menampilkan file/folder
yang tersembunyi, kemudian daftarkan file
induk virus [dekstop.ini] dengan cara
berikut:
·
Klik menu [Start]
·
Klik [Run]
·
Pada dialog box RUN ketik
SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
(lihat gambar 20)

Gambar 20, RUN Program
·
Kemudian akan muncul layar “Local Security
Settings”
·
Klik kanan “Software Restriction Policies”,
klik “Create new policies”, kemudian akan
muncul 2 (dua) menu baru yakni “Security
Level” dan “Additional Rules”
·
Klik kanan pada “Additional Rules”, kemudian
klik “New Hash Rule...”
(lihat gambar 21)

Gambar 21, Local Security Settings
·
Pada kolom “File hash”, klik tombol [Browse]
kemudian arahkan ke file [dekstop.ini] yang
mempunyai ukuran 16 KB.
(lihat gambar 22)

Gambar 22, Menentukan file virus
(Dekstop.ini)
·
Pada kolom
“Security level” pilih “Disallowed”
·
Pada kolom “Description” isi deskripsi dari
nama file tersebut (bebas)
(lihat gambar 23)

Gambar 23, Setting Hash Rule
·
Klik tombol [Apply]
·
Klik tombol [OK] kemudian restart komputer.
Catatan:
Pada saat user menjalankan salah satu file
duplikat (shortcut) maka akan muncul pesan
peringatan berikut:
(lihat gambar 24)

Gambar 24, Pesan error saat menjalankan file
shortcut
-
Hapus file induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus.
-
Hapus file induk VBS/Cantix
-
C:\WINDOWS\:Microsoft Office Update for Windows XP.sys
-
C:\Documents and Settings\%user%\My Documents\df5srvc.bfe
-
C:\Documents and Settings\%user&\Local Settings\Application Data\Microsoft\CD Burning\dekstop.ini
-
C:\WINDOWS\system32\serviks.sys
-
C:\windows\svchost.exe
-
C:\windows\tasks\autorun.inf
-
C:\windows\tasks\dekstop.ini
-
C:\windows\tasks\Folder.lnk
-
C:\windows\system32\auto.exe
-
C:\Windows\System32\rad%xx%.tmp (contoh: rad72C8D.Tmp)
-
-
Hapus file duplikat yang dibuat oleh VBS/Cantix. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi “Search Windows” (lihat gambar 23)
Catatan:
§
Pada kolom [All or part of the file name],
isi
dekstop.ini,autorun.inf,*.lnk
§
Pada kolom [Look in:], isi lokasi Drive yang
akan diperiksa
§
Pada menu [More advanced options], pilih
opsi
·
Search system folders
·
Search hidden files and f olders
·
Search subfolders
(lihat gambar 25)

Gambar 25, Mencari file induk dan file
duplikat virus
Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat
menghapus file yang dibuat oleh VBS/Cantix,
hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri
berikut:
·
Hapus file yang
mempunyai nama
o
Autorun.inf
ukuran file 1 KB
o
Dekstop.ini
ukuran file 16 KB
(lihat gambar 26)

Gambar 26, File virus VBS/Cantix
·
Hapus file duplikat dengan ciri-ciri
o
Icon Folder
o
Ekstensi file adalah LNK
o
Type file adalah Shortcut
o
Ukuran file 1 KB

Gambar 27, File duplikat virus VBS/Cantix
-
Copy file MSVBVM60.DLL dari komputer lain yang belum terinfeksi dengan OS yang sama, kemudian simpan file tersebut ke direktori [C:\Windows\System32]
-
Untuk pembersihan optimal, instal dan scan dengan menggunakan antivirus yang up-to-date. Anda juga dapat menggunakan Norman Malware Cleaner (http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en) atau Dr.Web CureIT (http://www.freedrweb.com/cureit/?lng=en)
(lihat gambar 28 dan 29)

Gambar 28, Hasil deteksi Norman Malware
Cleaner

Gambar 29, Hasil deteksi Dr.Web Anti-virus
Salam,
Aj Tau
PT. Vaksincom
Jl. Tanah Abang III / 19E
Jakarta 10160
Ph : 021 3456850
Fx : 021 3456851
