Facebook Virus (Bredolab) 1/2 3 November 2009
Because of the measures taken to provide safety to our clients, your
password has been changed.
You can find your new password in attached document.
Thanks,
The Facebook Team
Apapun aplikasi yang
paling populer akan menarik perhatian orang, baik yang beritikad baik maupun
yang beritikad buruk. Ambil contoh virus PC yang mayoritas mengganas di OS
Windows karena memang OS tersebut yang paling populer. Contoh lain adalah
virus ponsel dimana notabene saat ini ponsel yang paling menjadi incaran
virus adalah ponsel dengan OS Symbian, alasannya jelas, karena ponsel dengan
OS Symbian merupakan market leader di dunia ponsel. Kalau sekarang ditanya,
selain kedua OS di atas, apa hal yang paling populer di jagad maya ini ?
Tentunya anda akan setuju kalau dikatakan Facebook. Rupanya bukan cuma kita
saja yang tahu kalau Facebook merupakan aplikasi yang paling populer,
pembuat virus juga tahu. Karena itu virus-virus yang memanfaatkan
kepopuleran Facebook mulai bermunculan. Sebut saja Koobface yang walaupun
penyebarannya tidak terlalu tinggi sudah menjadi indikasi bahwa Facebook
mulai “diperhitungkan” oleh para kriminal internet untuk menjadi sarana
mencapai tujuannya. Dimasa depan, Vaksincom memperkirakan aplikasi-aplikasi
jahat yang mengeksploitasi Facebook akan makin marak, karena itu bila anda
pengguna Facebook, ada baiknya untuk lebih berhati-hati. Saat ini, sedang
marak beredar trojan yang disebarkan memanfaatkan rekayasa sosial
seakan-akan datang dari administrator Facebook dan jika diaktifkan ia akan
mendownload antivirus palsu atau yang lebih dikenal dengan istilah
scareware. Untuk informasi lebih jauh silahkan simak artikel Vaksincom
dibawah ini.
Banyaknya penguna Facebook ini menjadikan celah baru bagi para pembuat virus
untuk menyebarkan virus dengan memanfaatkan rekayasa sosial, jika kita tidak
waspada sudah tentu virus ini
akan dapat menyebar dengan sukses di jagat maya khususnya di komunitas
Facebook, seperti contoh virus yang sedang menyebar saat ini. Kami
menyebutnya virus Facebook atau Norman mendeteksi sebagai
W32/Obfuscated.D2!gen. Kenapa disebut virus Facebook
? Karena
mempunyai ciri dimana virus ini akan mengincar
korban
para pengguna internet khususnya bagi mereka yang mempunyai account
Facebook, dengan dalih untuk keamanan saat ber-Facebook-ria mereka (pembuat
virus) mengirimkan sebuah email yang akan datang seolah-olah dari “Admin
Facebook” yang attachment untuk mereset
password Facebook yang telah ada sebelumnya, karena datangnya dari
admin Facebook maka sudah tentu
mereka akan mempercayai email tersebut
(daripada account Facebooknya di blokir :p), alhasil bukannya Facebook anda aman tetapi komputer anda akan dijadikan
sebagai server zombie untuk menyebarkan spam ke alamat yang ia dapat dan
menyebarkan dirinya dengan mengirimkan email yang seolah-olah berasal dari
“Admin Facebook” dengan menyertakan sebuah attachment yang mengandung virus.
Jadi harap berhati-hati, tetap pantau perkembangan virus dan tetaplah
ber-facebook-ria.... asal tidak menggangu pekerjaan
J.
Apakah cukup sampai disitu??, ternyata tidak .. ibarat pribahasa “sudah
jatuh tertimpa tangga
……. di gigit anjing lagi”,
ternyata ia juga akan mendownload
scareware
/
antivirus palsu
yang menyamarkan dirinya sebagai antispyware dengan nama
“Security Tools” yang akan terinstall secara otomatis kedalam system
komputer yang telah terinfeksi. Antispyware palsu ini akan menampilkan
peringatan palsu juga seolah-olah system anda sudah terinfeksi virus dengan
menampilkan sederetan nama-nama virus
/
trojan
serem
yang berhasil dideteksi (tetapi sebenarnya file/virus
tersebut tidak ada), jika user mencoba untuk melakukan aksi pembersihan
dengan menggunakan software palsu tersebut maka ia akan menampilkan layar
agar user melakukan pembelian software tersebut, jika muncul hal ini
sebaiknya Anda abaikan saja karena anda tidak akan mendapatkan software
antispyware tersebut.

Gambar 1,
Security Tools, spyware yang menyamar sebagai program Antispyware

Gambar 2,
Contoh email yang akan di kirimkan oleh virus
File yang di sertakan dalam email tersebut mempunyai ukuran sekitar 24 KB
(ZIP) atau 30 KB (exe), file dalam bentuk exe akan mempunyai icon MS.Excel
dengan type file sebagai “Application”

Gambar 3,
File induk virus
Dengan update terbaru Norman Security Suite mendeteksi virus tersebut
sebagai W32/Obfuscated.D2!genr sedangkan untuk file [reader_s.exe] dikenali
sebagai W32/Pandex.YE. Dengan teknologi Sandbox Norman Security Suite juga
mengenali varian baru dari virus ini [possible new, unknown virus] seperti
yang terlihat pada gambar
4
dibawah ini
:

Gambar 4,
Hasil deteksi Norman Security Suite
Jika file tersebut di jalankan ia akan membuat beberapa file induk yang akan
di jalankan pertama kali pada saat komputer dinyalakan:
-
local.ds
-
user.ds
-
user.ds.lll
Registry
Virus ini tidak banyak bermain dengan registri karena tujuannya adalah untuk
mendownload scareware yang “jika” berhasil dijalankan akan merubah
segambreng regisrti, walaupun demikian ia akan tetap mencoba untuk melakukan perubahan pada
registry khususnya agar file
yang dibuat tersebut dapat dijalankan pertama kali saat komputer di
nyalakan, yakni:
-
reader_s = C:\Documents and Settings\Elvina\reader_s.exe
-
reader_s = C:\Wincdows\system32\reader_s.exe
-
C:\WINDOWS\System32\userinit.exe,C:\WINDOWS\system32\sdra64.exe,
-
EnableProfileQuota =1
Download Trojan/spyware
Virus ini akan mencoba untuk melakukan koneksi ke beberapa alamat yang telah
ditentukan dengan tujuan untuk mendownload trojan/spyware lain yang kemudian
akan dijalankan secara otomatis, file yang berhasil di download akan di
simpan di direktori berikut:
Berikut beberapa alamat server yang akan dituju oleh virus tersebut
Ia juga akan mencoba untuk melakukan koneksi ke beberapa web server berikut :
-
http://mmsfoundsystem.ru/public/controller.php?action=bot&entity_list=&uid=&first=1&guid=13441600&v=15&rnd=8520045
-
http://hostvegass.ru/cman/receiver/online
-
http://wapdodoit.ru/mn/base.cfg
-
http://www.whatsmyipaddress.com
Ia juga akan melakukan DNS query kesejumlah alamat MX domain yang ditentukan
seperti terlihat pada gambar
5
di bawah ini:

Media penyebaran (Email)
Untuk menyebarkan dirinya ia akan mengirimkan email kesemua alamat email
yang telah diperolahnya dengan melampirkan sebuah
file
dalam bentuk
ZIP. Bagi anda yang mempunyai account Facebook harap berhati-hati jika
menerima email yang anda terima seolah-olah berasal dari Admin Facebook
karena kemungkinan email yang Anda terima adalah email yang berisi virus.
Jika kita telurusi dengan tools monitoring
jaringan seperti wireshark
atau command netstat dari DOS prompt
maka dapat dilihat dengan jelas bahwa komputer yang telah
terinfeksi virus berusaha untuk mengirimkan email ke sejumlah alamat yang
telah ditemukan dengan menyertakan sebuah file attachment yang berisi virus,
perhatikan gambar
6
dibawah ini:

Selain mengirimkan email yang seolah-olah datang dari Admin Facebook, ia juga akan menjadikan komputer yang terinfeksi sebagai server spam dengan mengirimkan email kesejumlah alamat email yang di dapat (lihat gambar 7)

Gambar 7,
Aktivitas pengiriman email yang dilakukan oleh virus
Salam,
Aj Tau
PT. Vaksincom
Jl. Tanah Abang III / 19E
Jakarta 10160
Ph : 021 3456850
Fx : 021 3456851