Virus canggih yang “Tak Gendong” CD Rom
selalu terbuka
Di dunia virus lokal,
bahasa pemrograman yang menjadi “Cinta Terlarang” adalah Visual Basic. Tetapi
rupanya bukan hanya Visual Basic saja yang bisa dijadikan sebagai program untuk
membuat virus. Berikut ini Vaksincom memberikan satu virus lokal yang sedang
mengganas di Indonesia dan selain tidak menggunakan bahasa “terlarang” Visual
Basic melainkan VBS, virus ini memiliki banyak sekali kecanggihan seperti
mengenkripsi kodenya, merekayasa file virus menjadi file video dan menyebabkan
CD / DVD Rom anda terbuka terus dan kalau anda tutup akan terbuka lagi, sampai
korbannya akan bertanya “What this is ??”. Kalau di ranah musik pop, virus yang
satu ini ibaratnya lagu Tak Gendong yang lagi ngetop. Tertarik ? ... Follow me
.... okay :P.
Virus lokal tidak selalu dibuat dengan
menggunakan program Visual Basic, sudah banyak virus lokal yang dibuat dengan
menggunakan program bahasa lain yang tentunya mempunyai efek yang cukup
berbahaya, contohnya program VBS, walaupun virus ini “hanya” dibuat dengan
menggunakan program VBS tetapi aksi yang dilakukan cukup “menegangkan” juga.
Harap Waspada, saat ini telah beredar
salah satu virus yang dibuat dengan menggunakan VBS, saat ini penyebarannya
masih di kawasan Jogjakarta [jadi bisa ditebak kira-kira asal dari virus ini).
Tidak seperti kebanyakan Virus made in VBS, kali ini ia akan mengenkripsi code
nya sehingga tidak mudah untuk di baca.
Dengan update terbaru
Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai VBS/Cryf.A (lihat gambar 1
dan 2)
Gambar 1, Hasil deteksi Norman Security
Suite
Gambar 2, File induk VBS/Cryf.A
Ciri komputer yang “Tak Gendong” oleh
VBS/Cryf.A
Komputer yang
terinfeksi VBS/Cryf.A mudah dikenali dengan beberapa jejak yang ditinggalkannya,
diantaranya:
Pada saat
komputer pertama kali dinyalakan, akan muncul program [Internet Explorer]
yang menampilkan sosok yang cukup “menyeramkan”, tetapi kelihatannya bukan
gambar Mbah Surip :P (lihat gambar 3)
Gambar 3, Jendela Internet Explorer yang
akan ditampilkan saat komputer dinyalakan
Merubah halaman
utama [start page] program [Internet Explorer] untuk menjalankan file yang
berada didirektori [C:\WINDOWS\windows.html] yang berisi pesan dari pembuat
virus. (lihat gambar 4)
Gambar 4, Halaman utama yang sudah
diubah oleh virus
Ada folder “Album BOKEP” di setiap
drive dan Flash Disk yang isinya seakan-akan file movie porno yang
sebenarnya merupakan file virus yang siap “menggendong” komputer anda bila
anda jalankan.
Merubah nama organisasi dan nama
pemilik Windows menjadi Registered to CRY Shemale (lihat gambar 5)
Gambar 5, Nama organisasi dan nama
pemilik windows yang sudah diubah oleh virus
Merubah type file
“Shortcut”
[.lnk] mejadi “Movie Clip” yang sebenarnya adalah suatu rekayasa sosial yang
cukup cerdik sehingga korbannya akan mengira file virus “.lnk” adalah file
film. (lihat gambar 6)
Gambar 6, Type file [lnk] diubah menjadi
“Movie Clip
Ciri-ciri File Virus
File induk VBS/Cryf.A
ini mempunyai nama [drvconfg.drv] dengan ukuran file sebesar 218 KB, file ini
mempunyai ekstensi [.drv] dan mempunyai type file sebagai “device driver”, file
ini akan di enkipsi sehingga kode virusnya tidak mudah di baca.
Pada saat file virus di jalankan,
pertama kali yang akan di lakukan adalah memanggil file [svchost.vbs] yang sudah
di ekript yang berada di direktori
[%Driver%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db].
Kemudian file [svchost.vbs] ini akan menjalankan file utama virus yakni file
[drvconfg.drv], file inilah yang berisi runtime untuk menginfeksi dan menanamkan
aksi-aksi lain nya di dalam komputer target. (lihat gambar 6 dan 7)
Gambar 6, File shortcut virus yang akan
mengaktifkan file [svchost.vbs]
Gambar 7, File induk virus
Pada saat user
menjalankan dirinya, VBS/Cryf.A akan memanggil program [Windows Media Player]
seperti yang terlihat pada gambar 8 dibawah ini :
Gambar 8, VBS/Cryf.A membuka program
Windows Media Player saat dijalankan
Kemudian akan membuat beberapa file
induk yang salah satunya akan dijalankan saat komputer dinyalakan:
Untuk file induk
virus yang mempunyai ekstensi [SCX] dan [DLS], agar file tersebut dapat
dijalankan, ia akan membuat registry di bawah ini. Agar file tersebut dapat
dijalankan ia akan memanfaatkan file [C:\Windows\System32\wscript.exe]
Selain dengan membuat
registry di atas, agar user tidak dapat menjalankan fungsi Regadit/Task
Manager/CMD atau MSConfig,ia akan menyembunyikan file tersebut [regedit.exe,
tskmgr.exe. cmd.exe dan MSConfig.exe] dan sebagai gantinya ia akan membuat file
yang sama bedanya ia akan mempunyai dua ekstensi yakni [.exe.lnk], antara file
“gadungan” dan file asli akan mempunyai icon yang sama. Jika user mencoba untuk
memanggil salah satu fungsi Windows tersebut maka akan muncul pesan error
berikut (lihat gambar 9 dan 10) :
Gambar 9, Pesan error saat menjalankan
salah satu fungsi Windows
Gambar 10, File gadungan
[regedit.exe.lnk] yang dibuat oleh virus
Tetapi jika user
mencoba untuk langsung menjalankan file “gadungan” yang telah dibuat oleh virus
sebagai pengganti file asli yang telah disembunyikan [contoh: regedit.exe.lnk]
maka secara otomatis akan menjalankan file virus yang berada di direktori
[C:\WINDOWS\system32\svchost.dls].
Selain itu ia juga
akan melakukan Debugger terhadap ketiga fungsi windows tersebut untuk
menjalankan file virus [C:\WINDOWS\appsys.exe] dengan membuat string pada
registry berikut:
Selain blok fungsi
windows, ia juga akan blok beberapa tools security khususnya antivirus lokalseperti PCMAV atau
ANSAV. VBS/Cryf.A juga akan melakukan Debugger terhadap program yang telah
ditentukan dengan membuat string pada registry berikut :
Virus ini juga akan
mecoba untuk mengaktifkan dirinya secara otomatis dengan menjalankan file
[C:\windows\system\svchost.exe atau C:\windows\WinUpdt.scx] setiap kali user
menjalankan file yang mempunyai ekstensi berikut:
.reg
.vbs
.inf
Untuk melakukan hal ini, ia akan membuat
string pada registry berikut:
Untuk mempermudah
dalam mengelabui user, ia akan menggunakan rekayasa sosial dengan membuat sebuah
folder dengan nama [Album BOKEP] disetiap Drive termasuk di Flash Disk. Dengan
nama folder tersebut di harapkan dapat menarik user untuk menjalankan salah satu
dari 3 file shortcut yang berada di dalam nya. File dengan icon “Windows Media
Player” ini seolah-olah merupakan file Video “Mesum” yang jika dijalankan maka
akan mengaktifkan file
[%Drive%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db\svchost.vbs]
(lihat gambar 11)
Gambar 11, File shortcut virus yang akan
mengaktifkan file [svchost.vbs]
Selain itu agar
penyamarannya lebih sempurna ia akan merubah type file dari file LNK (shortcut)
tersebut menjadi “Movie Clip” sehingga seolah-olah merupakan file Video dan
untuk lebih meyakinkan ia akan menyembunyikan ekstensi yang kedua dari file
tersebut [.LNK] dengan membuat string pada registry berikut
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\lnkfile
[Default] = Movie Clip
NeverShowExt
VBS/Cryf.Ajuga akan merubah
type file dari “VBScript Script File” menjadi “Application” serta merubah icon
VBS menjadi icon Application serta menyembunyikan ekstensi dari file tersebut
dengan merubah string registry berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile
FriendlyTypeName = Application
NeverShowExt
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\DefaultIcon (lihat gambar 12)
[Default] =
%SystemRoot%\system32\SHELL32.dll,2
Gambar 12, File VBS yang telah diubah
oleh virus
Aktif pad mode “safe mode” dan “safe
mode with command prompt”
Virus ini tidak hanya aktif pada mode
Normal, tetapi akan aktf pada mode “safe mode” dan “safe mode” with command
prompt dengan membuat string pada registry berikut
Sperti kebanyakan
virus lokal, salah satu aksi yang dilakukan adalah meninggalkan jejak berupa
pesan di komputer target. VBS/Cryf.A juga akan meningalkan beberepa pesan yang
dikemas dalam sejumlah file diantara pesan terebut akan di tampilan secara
otomatis saat komputer di nyalakan dan saat menjalankan program Internet
Explorer atau saat screen saver Windows aktif.
Berikut beberapa pesan yang dibuat oleh
VBS/Cryf.A
Merubah nama
pemilik Windows dengan merubah string registry berikut (lihat gambar 5)
Menampilkan
jendela Internet Explorer yang berisi gambar berikut , gambar ini akan di
tampilkan secara otomatis saat menghidupkan komputer sebagai salam pembuka.
(lihat gambar 3)
Untuk melakukan hal ini ia akan merubah
string pada registry berikut:
Menampilkan pesan
“SHEMALE
By CRY” saat screen saver Windows aktif dengan terlebih dahulu merubah
string pada registry berikut (lihat gambar 12)
HKEY_CURRENT_USER\Control
Panel\Desktop
SCRNSAVE.EXE =
C:\WINDOWS\system32\ssmarque.scr
Gambar 12, Screen saver yang akan
ditampilkan oleh VBS/Cryf.A
Promosi
Seolah-olahuntuk menebus segala
“dosa-dosa” nya, ia akan menyertakan link untuk mendownload removal tools untuk
membersihkan komputer yang sudah terinfeksi. Link ini akan dibuat dalam sebuah
file yang disimpan di direktori [C:\Windows\help.html] (lihat gambar 13)
Gambar 13, Link yang ditampilkan oleh
virus
Jika link [ANTIVIRUS.exe] tersebut di
klik maka akan diarahkan ke sebuah jendela baru dengan alamat
[http://www.dinamikasolusi.co.nr], yang ternyata berisi “PROMOSI BUKU” tentang
bagaimana “cara membuat antivirus dengan Visual Basic”. (lihat gambar 14)
Gambar 14, Alamat promosi yang akan
ditampilkan oleh Virus
Media Penyebaran
Untuk menenyebarkan dirinya, ia akan
memanfaatkan Flash Disk dengan cara membuat file folder berikut:
Dataku Penting
Jangan Dihapus.lnk, jika di jalankan akan mengaktifkan file [%Flash
Disk%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db\svchost.vbs]
%Flash
Disk%:>Album BOKEP\Naughty America, jika di jalankan akan mengaktifkan file
[%Flash
Disk%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db\svchost.vbs]
My friends
hot mom - sativa rose.wmv.lnk
My Sister Hot Friend - Courtney
Dani.wmv.lnk
Naughty America 2009 - Vicky
Vette.Mpeg.lnk
Agar dirinya dapat aktif secara
otomatis, ia akan memanfaatkan fitur autorun dengan nama [autorun.inf] yang akan
menjalankan file [Shell32.dll] kemudian file ini yang akan menjalankan file
induk utama dari virus yakni [drvconfg.drv]. (lihat gambar 15)
Catatan:
%Drive%, menunjukan lokasi Drive
[contohnya: C:\, D:\]
%FlashDisk, menunjukan lokasi Flash Disk
Gambar 15, Cript autorun.inf
Gambar 16, Isi script [Shell32.dll]
Cara pembersihanVBS/Cryf.A
Matikan proses
virus yang sedang aktif dimemori. Untuk mematikan proses virus ini silahkan
gunakan tools pengganti task manager seperti [Currproses], kemudian matikan
proses yang mempunyai product name “Microsoft (r) Windows Script Host”
dengan cara : (lihat gambar 17)
Pilih[blok] proses
yang mempunyai product name “Microsoft (r) Windows Script Host”
Klik kanan pada proses yang
sudah di blok
Pilih [Kill Selected Processes]
Gambar 17, Gunakan Curr Process untuk
mematikan proses virus
Blok agar file
virus tidak dapat dijalankan untuk sementara selama proses pembersihan
dengan menggunakan fitur “Software Restriction Policies”, fitur ini hanya
ada di Windows XP/2003/Vista/2008.
Untuk blok file tesebut lakukan langkah
berikut : (lihat gambar 18)
Klik menu [Start]
Klik [Run]
Pada
dialog box [Run], ketik SECPOL.MSCkemudian
klik tombol [OK]
Pada
layar [Local Security Policy], klik [Software restriction policies]
Klik
kanan pada [software restriction policies] dan pilih [Create new
policies]
Kemudian klik kanan di
[Additional Rule], dan pilih [New Hash Rule].
Gambar 18, Menentukan file yang akan
diblok
Di Kolom
[File Hash], klik tombol [Browse] dan pilih file yang akan diblok.
Pada kolom [File information] akan terisi informasi dari file
tersebut secara otomatis. (lihat gambar 19)
Gambar 19, Pilih file yang akan diblok.
PadaSecurity
Level pilih [Disallowed]
Pada
kolom “description” isi deskripsi dari nama file tersebut (bebas),
Pilih [OK]
Catatan:
Pada saat user menjalankan file yang
sudah di add tersebut maka akan mucul pessan peringatan berikut : (lihat gambar
20)
Gambar 20, Pesan peringatan saat
menjalankan file yang di blok
Fix Registry
dengan menjalankan file [FixRegistry.exe], silahkan download di alamat
berikut : (lihat gambar 21)
Pada kolom [Register Owner] isi
sesuai dengan nama pemilik Windows
Pada kolom [Register
Organization] isi sesuai dengan nama organisasi pemilik Windows
Pada kolom
[ShellWindows] isi dengan format explorer.exe
Pada kolom [Userinit Windows]
isi dengan format berikut
Windows NT/2000 =
C:\WinNT\System32\userinit.exe,
Windows XP/2003/Vista =
C:\Windows\System32\userinit.exe,
Kemudian klik tombol [Set]
Kemudian lik [Pulihkan Registry]
untuk memperbaiki registry lain nya
Hapus file induk
virus yang telah dibuat. File induk virus ini akan disembunyikan. Jika file
induk tersebut tidak dapat ditampilkan silahkan gunakan tools penggganti
Windows Explorer seperti “Explorer XP”. Silahkan download di alamat berikut:
Kemudian
ketik perintah saya yang membedakan hanya nama file yang akan
ditampilkan yakni Taskmgr.exe, cmd.exe dan Logoff.exe
Gambar 22, Menampilkan file yang
disembunyikan
Untuk pembersihan
optimal dan mencegah infeksi ulang silahkan install dan scan dengan
antivirus yang up-to-date.
Jika komputer
sudah benar-bernar bersih dari virus, hapus rule blok file [WSCript.exe]
yang telah dibuat pada langkah no. (2), cara nya : (lihat gambar 23)
Klik menu [Start]
Klik [Run]
Pada
dialog box [Run], ketik SECPOL.MSCkemudian
klik tombol [OK]
Pada layar [Local Security
Policy], klik 2x [Software restriction policies]
Klik [Additional Rule]
Hapus Rule yang pernah Anda
buat sebelumnya
Untuk mencegah infeksi ulang,
gunakan antivirus yang sudah dapat mendeteksi dan membasmi virus ini dengan
baik.