Laporan Seminar Aceh 9 Juni 2008

Sang Penghambat Kinerja System Komputer Wireless Hacking & Security”

 

Aula Media Center Gedung Dinas Infokom Banda Aceh

Rabu, 4 Juni 2008

 

Pada tanggal 4 Juni 2008, Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Syah Kuala Banda Aceh mengundang Vaksincom sebagai pembicara dengan tema “Sang Penghambat Kinerja System Komputer Wireless Hacking & Security” .

Lokasi Seminar (tampak bagian luar)

 

Podium para pembicara

 

Acara ini dimulai pada pukul 9.00 – 17.00. Vaksincom sendiri mendapat giliran untuk membawakan materi pada sesi ke 4 (he.he.he.. sesi terakhir ya..Hmm. gak jadi masalah sih  ) yakni pada pukul 15.00 – 17.00 dengan judul “Virus Lokal, Analisa dan Antisipasinya” yang dibawakan oleh Adang Juhar Taufik.

 

Sesuai dengan tema yang dibawakan, team vaksincom mencoba untuk memberikan gambaran bagaimana mudahnya menganalisa virus lokal dengan mengggunakan tools sederhana tanpa harus menguasai bahasa pemograman tertentu (jika Anda menguasai salah satu bahasa pemograman tentunya akan lebih mudah menganalisa ). VBDecompiler, PeID, UPX Shell, UnMEW, tools registry (regalizer) serta Security Task manager adalah kumpulan beberapa tools yang digunakan sebagai demo untuk menganalisa virus lokal tersebut.

 

Salah satu slide presentasi “Virus Lokal, Analisa dan antisipasinya”

 

Setelah selesai menganalisa, Vaksincom kembali memberikan tips dan trik cara mudah untuk membasmi virus lokal tanpa mengggunakan antivirus dan yang terakhir bagaimana membentengi diri agar tidak di menjadi korban keganasan virus lokal, salah satunya adalah dengan mematikan fitur autoplay/autorun yang sering dijadikan salah satu celah oleh virus lokal agar dirinya dapat aktif secara otomatis pada saat user akses folder/flash disk serta memperkenalkan satu fitur yang dimiliki oleh Windows XP Prof / 2003 server yakni SECPOL.MSC dimana fitur ini dapat digunakan untuk blok agar user tidak dapat menjalankan file tertentu.

 

Secpol.msc-memudahkan untuk blok file tertentu


Pada kesempatan yang sama, Vaksincom juga memperlihatkan bagaimana mudah dan cepatnya dalam mengirimkan contoh virus baru yang belum dikenali serta mudahnya membuat removal tools untuk virus-virus tertentu dengan menggunakan NAD (Norman Analysis Desktop). NAD ini merupakan fasilitas yang diberikan oleh Norman ASA untuk mempermudah dalam pengiriman contoh virus dan membuat removal tools sesuai dengan jenis virus yang kita inginkan.

Norman Analysis Desktop, memudahkan untuk mengirimkan dan membuat removal tools


Durasi presentasi yang hanya 2 jam terasa sangat cepat namun diharapkan dapat memberikan ilmu baru bagi para peserta.

 

Suasana seminar (1.a)


Suasana seminar (1.b)


Irvan-pembicara dari Infokomputer (Wireless Hacking & Security) – tetap semangat membawakan materi


Denny Yanuar Ramdhani. A.k.a DenZuko (pembuat virus DenZuko) saat presentasi

 

Pada sesi penutup, Vaksincom memberikan hadiah kepada 5 orang yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan oleh vaksincom berupa 5 buah CD Norman Virus Control untuk masa update 6 bulan. Bagi mereka yang akan memperpanjang lisensi tersebut atau ada yang berminat dengan product tersebut dapat menghubungi perwakilan Vaksincom yang ada di Banda Aceh dengan alamat:

 

Nama perusahaan : Angkasa Putera Abadi,

Alamat : Jl. T. Panglima Polem No. 141 Banda Aceh 23122

Phone : 0651-636026

CP. : Bapak Begawan

 

Vaksincom saat memberikan hadiah CD Norman Virus Control


Vaksincom saat memberikan hadiah 1 buah buku Trik dan Tips membasmi dan melindungi komputer dari virus lokal (hasil karya sendiri loh)

Acara ditutup pukul 17.00 dengan foto bersama dengan para panitia acara seminar.

 

Foto bersama dengan panita


Saat perpisahan (duh senang nya)


salam

Aj Tau