|
Cegah Virus dengan Disable Autorun Artikel Majalah Chip Maret
2007 Bagaimana cara
paling efektif menghindari kerugian karena virus ? Jawabannya simple tetapi
sulit dijalankan, jangan kena virus. Ini bukan jawaban nyeleneh, nenek-nenek
juga tahu kalau tidak kena virus adalah cara paling efektif menghindari
kerugian karena virus. Tetapi yang lebih penting lagi,.... bagaimana caranya
supaya tidak kena virus ?? Jawaban klasiknya
tentu pakai antivirus yang selalu terupdate supaya dapat mengenali virus dengan
baik. Ibarat musik klasik yang tetap digemari sampai hari ini, resep tersebut
masih cukup ampuh dan terbukti banyak menolong pengguna komputer tidak menjadi
korban virus sampai hari ini, selain back up data dengan metode yang baik dan
benar merupakan salah satu “kotbah” yang paling sering dikumandangkan para
pakar sekuriti guna menekan kerugian jika terjadi “hal yang tidak diinginkan”.
Definisi “hal tidak diinginkan” tidak terbatas pada ancaman virus / software
saja, tetapi juga ancaman kerusakan hardware dan lebih luas lagi ancaman diluar
kendali manusia seperti force majeure seperti banjir, kebakaran atau dicopet
orang. Khusus berbicara
mengenai ancaman virus, ada dua tindakan, preventif dan quratif. Preventif
adalah tindakan pencegahan atau “sebelum” insiden sedangkan kuratif adalah
tindakan “setelah” insiden atau tindakan penyembuhan. Sebenarnya antivirus
termasuk kedalam golongan preventif, yaitu berfungsi untuk mencegah komputer
terinfeksi virus, walaupun dalam beberapa kasus antivirus digunakan untuk
membasmi virus yang sudah menginfeksi komputer dan cukup berhasil, tetapi dalam
banyak khusus antivirus tidak berdaya menghadapi virus, bahkan beberapa virus
melumpuhkan antivirus dalam aksinya. Kalau sudah mendapatkan kasus seperti
virus Gnurbulf (Flu Burung) atau Rontokbro yang tetap restart komputer dalam
safe mode, tentunya antivirus sudah mempan lagi dan tindakan kuratif harus
dilakukan, yaitu NTFS for DOS, atau tindakan “rawat inap” harddisk dengan
membersihkan pada komputer lain (jadikan sebagai slave). Selain antivirus,
banyak tindakan preventif yang dapat mencegah komputer anda terinfeksi virus.
Perkembangan terakhir adalah virus yang menginfeksi lewat UFD (USB Flas Disk),
pada awalnya virus mengandalkan rekayasa sosial dengan merubah icon dirinya
dengan icon file MS Office, folder atau file JPG. Pengguna komputer yang
waspada dapat menghindari dirinya terinfeksi virus dengan tidak sembarangan
mengklik file. Tetapi sekali lagi
pembuat virus menunjukkan kedigdayaannya dengan memanfaatkan fitur autorun pada
UFD dimana setiap kali UFD dicolokkan ke komputer maka, file yang mengandung
virus secara otomatis akan dijalankan. Lalu, bagaimana caranya menghindari
virus menjalankan dirinya secara otomatis ? Ada dua cara,
cara sulit dan cara mudah. Cara sulit (seperti biasa) adalah mengoprek registri
komputer, lihat di http://autorun.moonvalley.com/enable.htm
(berlaku untuk Windows 98 / ME / NT / 2000 / XP) cara sulit meskipun “sedikit”
beresiko jika salah mengubah registri, tetapi dapat membantu anda “naik kelas”
dan setidakya mengethaui sedikit cara kerja dan “jeroan” Windows. Sedangkan cara
mudahnya adalah menggunakan tools TweakUI (147 KB) yang hanya tersedia khusus
untuk Windows XP.dan dapat anda download langsung dari http://download.microsoft.com/download/f/c/a/fca6767b-9ed9-45a6-b352-839afb2a2679/TweakUiPowertoySetup.exe Setelah download
file ini, silahkan instal dan jalankan. Pada menu TweakUI, akses untuk setelan
autorun ada pada menu [My Computer][AutoPlay][Types]. Untuk menonaktifkan
autorun pada UFD, hilangkan centang pada pilihan “Enable autoPlay for removable
drives”, sedangkan untuk menonaktifkan autorun pada CD / DVD drive, hilangkan
centang pada pilihan “Enable autoPlay for CD and DVD drives” Selain itu, anda
juga bisa menentukan drive mana saja yang ingin aktif autorunnya dengan
mengakses menu [My Computer][AutoPlay][Drives] dan hilangkan centang pada drive
yang ingin dinonaktifkan fitur autorunnya. Sebenarnya secara
default Windows sudah menonaktifkan fitur autorun pada removeable drive, tetapi
jika anda pernah terinfeksi virus lokal yang memanfaatkan fitur autorun ini,
kemungkinan besar fitur ini diaktifkan sehingga setiapkali anda mencolokkan UFD
bervirus pada komputer anda, maka secara otomatis virus akan dijalankan oleh
komputer. Jika anda tetap
ingin mengaktifkan autorun dan ingin secara manual menonaktifkan autorun setiap
kali anda menasukkan CD, tekan [Shift] pada saat anda memasukkan CD untuk
menonaktifkan autorun. Salam, Aa Tan (A. Alfons Tanujaya) PT. Vaksincom Jl. Tanah Abang III / 19E Jakarta 10160 Ph : 021 3456850 Fx : 021 3456851 |