|
W32/Delf.ZFA
(ZulAnick)
25
Juli 2007 Kespo Part II, sekarang MSWord jadi BMP Pembuat virus kelihatannya meniru JK Rowling, gemar
membuat serial yang lebih seru dari setiap buku yang diterbitkannya.
Setelah Kespo yang sukses menyebar dan merepotkan semua orang marena
menginjeksi dan merubah file DOC / .XLS menjadi .EXE, kini muncul
variannya Delf.ZFA atau lebih dikenal dengan nama ZulAnick. Kalau virus
Kespo merubah file data korbannya menjadi .EXE, maka ZulAnick ini ibarat
penjahit celana jeans di Grogol, file-file MSWord, Excel, MP3 dipermak
menjadi .BMP (bitmap). Celakanya, vendor antivirus hanya mampu
mendeteksi dan membersihkan virus yang menginfeksi file dan file (data)
yang telah dibersihkan dari virus tetap tidak mau kembali ke jalan yang
benar (tidak dapat diakses) karena sudah dipermak menjadi .BMP. Tentunya
korbannya akan nangis Bombay (mungkin maksudnya nangis karena matanya
kena bawang Bombay :P). Tetapi jangan khawatir, anda tidak perlu ke
India untuk mengatasi masalah ini. Ada programmer Visual Basic lokal
dari Yogyakarta yang baik hati dan membuatkan tools untuk mengembalikan
data yang dipermak oleh ZulAnick. Dan kabar baiknya, tools ini ampuh dan
gratis.
Rasanya baru kemarin kita dilanda kesengsaraan akibat ulah kespo, dimana
semua data baik MS.Word maupun MS.Excel
akan di injeksi/infeksi sehingga terkadang antivirus vendor akan
menghapus file tersebut dan tidak berdaya untuk repair file yang sudah
terinfeksi virus Kespo tersebut. Bak perlombaan, para programer lokal
juga berlomba untuk membuat tools untuk menghajar sang Kespo, seiring
dengan berjalannya waktu kini sudah banyak bermunculan removal tools
untuk
mengembalikan file yang diinjeksi
Kespo tersebut,
antara lain :
PENTING !!!
Sekalipun Vaksincom mempercayai itikad baik dari para pembuat tools
untuk saling membantu para korban Kespo, namun anda menggunakan tools
yang kami informasikan ini dengan resiko anda sendiri.
PT. Vaksincom tidak bertanggungjawab atas kerugian yang timbul baik
langsung maupun tidak langsung atas penggunaan tools ini. Guna mencegah
kerugian karena infeksi virus atau hal lain, PT. Vaksincom menyarankan
para pengguna komputer untuk selalu memback-up data pentingnya secara
teratur dengan baik dan benar.
Jika anda ragu dan belum tahu cara yang benar dan tepat untuk
membersihkan virus yang menginfeksi komputer anda, harap hubungi vendor
antivirus anda untuk mendapatkan bantuan support.
Setelah Kespo A-C yang merubah file DOC /XLS menjadi .EXE, kini muncul
varian lain yang merubah data korbannya menjadi BMP (Bitmap). Bitmap
adalah format gambar Windows yang digunakan oleh Microsoft. Jika virus
lokal lain “hobi” menggunakan Visual Basic, maka virus yang baru ini
yang lebih dikenal dengan nama ZulAnick (terdeteksi oleh Norman Virus
Control sebagai W32/Delf.ZFA) ini menggunakan bahasa pemrograman Delphi.
Pada
dasarnya Delf.ZFA
tidak menginfeksi tetapi hanya
mengenkrip
dan merubah ekstensi file target tersebut.
Hal lain
yang membedakan antara Kespo dengan
ZulAnick
adalah, dimana untuk Kespo hanya akan menyerang data MS.Word/MS.Excel
dan
file DataBase [DBF] tetapi hanya terbatas di media Flash Disk, selain
itu Kespo langsung bereaksi
dengan menginfeksi dan merubah ekstensi file tersebut pada saat Kespo
menginfeksi komputer target. Sedangkan
ZulAnick
akan menyerang
tidak hanya di Flash Disk saja, tetapi juga di Harddisk. Dan file yang
diserang adalah
DOC/XLS/MP3.
Delf.ZFA
tidak menjalankan dirinya sebagai service Windows, selain itu Delf.ZFA
tidak akan langsung merubah file target ketika dirinya menginfeksi
komputer target, untuk merubah ekstensi file tersebut ia akan
menggunakan timer yang akan di eksekusi pada waktu yang sudah
ditentukan.
Seperti pada Kespo
yang menggunakan Bahasa Delphi,
Delf.ZFA
memiliki ukuran
sekitar 430 KB dan akan
menggunakan icon Folder, perhatikan gambar
1
diawah ini:
Gambar
1
Icon file
yang sudah terinfeksi Trojan:W32/Delf.ZFA
Dengan update terakhir Norman Virus Control sudah dapat mengenali virus
ini sebagai Trojan:W32/Delf.ZFA.
(Lihat gambar 2)
Gambar2 Norman mendeteksi
virus ZulAnick sebagai
Trojan:W32/Delf.ZFA
Ketika virus ini menginfeksi komputer target ia akan berupaya untuk
mempertahankan dirinya dengan membuat beberapa file induk [acak] yang
akan di jalankan setiap kali komputer dinyalakan. File induk yang akan
dibuat biasanya berada di direktori berikut:
[Contohnya: C:\Windows\UVdSdGFXNXBjM1J5WVhSdmNnQT0=.scr]
[Contohnya : C:\Windows\System32\QWRtaW5pc3RyYXRvcgA=.com]
Agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali komputer di
nyalakan/restart maka ia akan membuat beberapa string registry berikut:
Sudah pasti ia juga akan blok fungsi Windows maupun software lainnya
yang sekiranya dapat menghentikan penyebarannya sebut saja, task
manager, date and time properties [tidak dapat merubah
tanggal dan jam pada system komputer], Disk defragment, Folder
Option dengan menghilangkan opsi Show hidden file and folder merubah
value “Hide extensions for known file types dan “ Hide Protected
Operating System (recommended) dan tools HijackThis
maupun Tune Up Registry Editor.
(lihat gambar 3)
Gambar3 W32/Delf.ZFA
memanipulasi
Folder Options
Untuk melakukan hal tersebut, ia akan membaca setiap caption yang
mempunyai nama diatas serta membuat beberapa string pada registry
berikut:
Tidak Cuma itu saja, W32/Delf.ZFA juga akan merubah “Type File” yang
mempunyai ekstensi BATdan COM dengan membuat string
berikut
:
(lihat gambar 4 dan gambar 5)
Gambar
4 Delf.ZFA merubah type file *.com dari “MS-DOS Application” menjadi
“Demi Allah Zul cinta kamu Anick
Gambar
5 Delf.ZFA merubah type file *.bat dari “MS-DOS Batch File” menjadi
“Kabitia”
Menyembunyikan file/folder dan membuat file duplikat
Sebagai upaya untuk mengelabui user, W32/Delf.ZFA akan menyembunyikan
file/folder yang dijumpai disetiap Root Drive dan membuat file duplikat
sesuai dengan folder yang disembunyikan dengan ciri-ciri:
Gambar
6 Delf.ZFA membuat file duplikat untuk mengelabui user
Rahasia jahat yang terselubung dari Delf.ZFA
Sebaiknya anda berhati-hati, jika komputer terinfeksi virus ini
sebaiknya secepatnya bersihkan dan jangan lupa untuk backup data. Anda
tentu masih ingat dengan kasus Kespo yang sampai saat ini masih
bergentayangan, yang cukup merepotkan adalah
dimana data DOC/XLS akan di injeksi dan diubah menjadi EXE, virus
ini masih tergolong baik karena walaupun file tersebut sudah diubah
menjadi EXE tetapi masih dapat di jalankan bahkan di hapus/edit isi dari
dokumen tersebut.
Bom Waktu
Pada awal pengetesan, penulis sempat terkecoh karena Delf.ZFA tidak
melakukan perubahan yang berarti pada dokumen, ternyata anggapan itu
salah karena di dalam tubuh Delf.ZFA tersimpan bom waktu yang siap
setiap saat meledak dan menghancurkan file anda dengan cara mengenkrip
semua file [bukan
hanya
DOC/XLS saja] yang di jumpai dan merubah ekstensi file tersebut menjadi
BMP.
Untungnya, pembuat virus ini masih tergolong tidak jahat seperti
Kamasutra yang menghancurkan file komputer korbannya. ZulAnick hanya
menginjeksi file dan merubah menjadi .BMP, dengan tools yang tepat, file
tersebut masih dapat dikembalikan. Jangan hapus data anda jika anda
terinfeksi ZulAnick karena data tersebut masih dapat dikembalikan.
Berbeda dengan Kespo, dimana jika komputer target terinfeksi virus Kespo
maka secara otomatis akan menginjeksi file DOC/XLS yang berada di Flash
Disk. Tetapi untuk virus Delf.ZFA tidak akan langsung melakukan reaksi
tersebut, anda tentu masih ingat dengan kasus W32/Rontokbro.EQ dimana
virus ini pada tanggal yang sudah ditentukan maka ia akan menghancurkan
semua file/folder/subfolder
yang dijumpai sehingga begitu komputer anda booting maka akan muncul
pesan bahwa file NTLDR Missing dengan demikian format/install ulang
adalah cara terakhir yang harus dilakukan, begitupun dengan Delf.ZFA ini
yang akan menggunakan TIMER [waktu] untuk merubah dan meng-enkrip semua
file yang dijumpai dan merubah
ekstensi
dari file tersebut menjadi BMP sehingga file tersebut tidak dapat
dibuka, perhatikan
gambar 7
dan 8
dibawah ini:
Gambar
7 Delf.ZFA merubah file
MP3 dan MS Word / Excel menjadi
BMP,
tampilan View-Detail
Gambar
8 Delf.ZFA merubah file manjadi BMP
tampilan View-Thumbnai)
Kabar baiknya virus ini hanya aktif pada mode Normal saja sehinga
relatif mudah untuk dibersihkan dan sebagai jembatan penyebarannya ia
masih menggunakan media Flash Disk/Disket dengan menyembunyikan
file/folder yang ada pada Root Flash Disk tersebut seta membuat file
duplikat di dalam Flash Disk tersebut sesuai dengan nama folder yang
disembunyikan.
Kabar buruknya, virus ini masih belum terdeteksi oleh bnayak antivirus
dan korbannya sampai saat ini menurut catatan Vaksincom sudah mencapai
ribuan komputer diseluruh Indonesia.
Cara membersihkan Trojan:W32/Delf.ZFA
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom
- ZulAnick
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0,
"Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0,
"cmd.exe"
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,
UncheckedValue,0x00010001,1
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt,
UncheckedValue,0x00010001,0
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
Type,0,"radio"
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder,
Bitmap,0, "C:\WINDOWS\SYSTEM32\SHELL32.DLL,4"
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden,
Bitmap,0, "%SystemRoot%\system32\SHELL32.dll,4"
HKLM, SOFTWARE\Classes\comfile,,, "MS-DOS Application"
HKLM, SOFTWARE\Classes\batfile,,, "MS-DOS batch file"
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,hidden,0x00010001,1
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,HideFileExt,0x00010001,0
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
CheckedValue,0x00010001,1
[del]
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableRegistryTools
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableTaskMgr
HKCU, Software\Policies\Microsoft\Windows\System, DisableCMD
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoFolderOptions
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon,
explorer.exe
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Zul_Cinta_Anick
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Cintaku
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution
Options\Msconfig.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution
Options\regedit.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution
Options\cmd.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution
Options\taskmgr.exe
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Run
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Gambar 9
Menampilkan
file
/
folder yang disembunyikan
Untuk mempercepat proses pencarian dan pembersihan, sebaiknya gunakan
fungsi Search Windows.
Jangan lupa untuk menghapus file link berikut:
Gambar 10 (menampilkan file/folder yang disembunyikan)
Tools ini dapat mengembalikan/repair semua file yang sudah di ubah
menjadi BMP ke file semua, untuk versi awalnya BMP 2 DOC Recovery hanya
dapat merepair file BMP tersebut per file [masih belum ada fasilitas
untuk search dan repair per Drive/Folder]. Perhatikan gambar
11
dibawah
ini:
Gambar11
Menjalankan
tools BMP 2 DOC PT. Vaksincom mengucapkan terimakasih dan penghargaan
kepada saudara Yayat atas kerelaannya mengorbankan waktu dan tenaga
membuatkan tools ini. Salam, Aj Tau PT. Vaksincom Jl. Tanah Abang III / 19E Jakarta 10160 Ph : 021 345 6850 Fx : 021 345 6851 |